
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Bursa Asia melemah pada perdagangan Jumat (6/3/2026) pagi. Mengutip Bloomberg, pukul 08.26 WIB, indeks Nikkei 225 turun 139,99 poin atau 0,26% ke 55.115,83, Hang Seng naik 37,22 poin atau 0,15% ke 25.358,56, Taiex turun 150,56 poin atau 0,56% ke 33.481,34, Kospi turun 184,07 poin atau 3,35% ke 5.396,80, ASX 200 turun 125,62 poin atau 1,42% ke 8,813,50, Straits Times turun 14,69 poin atau 0,31% ke 4.832,22 dan FTSE Malaysia turun 1,20 poin atau 0,07% ke 1.712.
Bursa Asia kembali melemah pada pagi ini, dan berpotensi mencatat pelemahan mingguan yang tercuram dalam enam tahun terakhir karena konflik Timur Tengah yang berkepanjangan dan serangan Iran kembali mendorong penurunan aset-aset berisiko.
Saham-saham di Jepang dan Australia turun, menyeret pasar saham secara keseluruhan.
Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,5%.
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25.000 Menjadi Rp 3.024.000 per Gram, Jumat (6/3)
Perhatian sebagian besar investor tertuju pada minyak. Dimana harga minyak mentah WTI turun hingga 2,5% ke level US$ 79 per barel. Hal itu terjadi setelah pemerintahan Trump mempertimbangkan berbagai pilihan untuk mengatasi lonjakan harga minyak dan bensin di tengah perang Iran.
“Yang terpenting sekarang adalah apakah perang akan berlangsung beberapa hari, beberapa minggu atau lebih lama,” kata Marco Oviedo, ahli strategi senior di XP Investimentos seperti dikutip Bloomberg.
Sementara itu, fokus investor akan beralih pada laporan nonfarm payrolls AS. Sebelumnya data klaim pengangguran AS cenderung stagnan pekan lalu.
Laporan nonfarm payrols yang akan dirilis hari ini diperkirakan akan menunjukkan perlambatan perekrutan tenaga kerja pada bulan lalu.