
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih melemah pada level 6000-an turut mempengaruhi kinerja perusahaan sekuritas.
PT Surya Fajar Sekuritas mengakui penurunan IHSG cukup mempengaruhi transaksi saham harian di platform mereka.
“Penurunan IHSG di sisi kami cukup ber-impact ke penurunan transaksi kami,” ujar Presiden Direktur Surya Fajar Sekuritas, Steffen Fang kepada Kontan, Jumat (29/5/26).
Likuiditas Longgar, BRI Optimistis Kredit Tumbuh Lebih Kencang
Menurut Steffen, hal ini terjadi karena penurunan IHSG membuat nasabah berada pada posisi floating loss.
Seiring dengan kondisi tersebut, secara keseluruhan transaksi harian di Surya Fajar Sekuritas juga mengalami penurunan sekitar 30–40%.
Meski begitu, Steffen menegaskan bahwa transaksi harian di platform mereka saat ini masih sangat bervariasi karena banyak didominasi nasabah dari segmen ritel.
Pertumbuhan Laba Bank Besar Diprediksi Tersendat pada Semester I-2026, Ini Sebabnya
Sejalan dengan risiko IHSG dan transaksi harian yang melemah, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan informasi terkait pasar market kepada nasabah. Strategi ini dilakukan guna menjaga loyalitas nasabah saat mereka kurang aktif melakukan transaksi.
Adapun Steffen juga menyebut bahwa Surya Fajar Sekuritas telah menetapkan target sebesar minimal Rp 10 triliun –Rp 15 triliun nilai perdagangan hingga akhir tahun 2026.