Saham BBCA Ditutup Melemah 1,48% Rabu (6/8), Nilai Transaksi Capai Rp 451,60 Miliar

Pada perdagangan Rabu (6/8), saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengakhiri sesi dengan koreksi, melanjutkan tren fluktuatif di lantai bursa. Harga saham BBCA, salah satu emiten perbankan terbesar di Indonesia, ditutup melemah di level Rp 8.300 per saham. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 1,48% jika dibandingkan dengan harga penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp 8.425 per saham, berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pergerakan Harga Saham BBCA

Memulai sesi perdagangan, saham BBCA dibuka pada level yang sama dengan penutupan sebelumnya, yaitu Rp 8.425 per saham. Namun, optimisme awal tidak bertahan lama. Sepanjang hari, pergerakan saham BBCA menunjukkan dinamika yang terbatas namun signifikan, dengan harga tertinggi yang sempat disentuh berada di Rp 8.425 dan harga terendah yang tercatat di Rp 8.300. Koreksi yang dialami harga saham BCA pada hari itu setara dengan penurunan sebesar Rp 125 per saham dalam satu hari perdagangan.

Mencermati aktivitas transaksi, berdasarkan catatan dari BEI, total nilai transaksi yang terjadi pada saham BBCA pada perdagangan Rabu mencapai Rp 451,60 miliar. Bersamaan dengan itu, total volume saham BBCA yang berpindah tangan tercatat sebanyak 541.102 lot, menunjukkan minat investor yang tetap tinggi meskipun terjadi koreksi harga.

Penyaluran Kredit Hijau BCA Capai Rp 103 Triliun pada Semester I-2025

  BBCA Chart by TradingView