Ussindonesia.co.id JAKARTA. Penahanan suku bunga Bank Indonesia (BI) di level 4,75% dianggap belum bisa menjadi katalis kinerja emiten properti di tahun 2026. Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menjelaskan, penahanan suku bunga BI di 4,75% bakal berdampak cenderung netral ke emiten properti. Sebab, cicilan KPR tidak memburuk tetapi juga belum cukup murah untuk mendorong lonjakan permintaan. Stabilitas suku bunga dinilai...
Read More »Dana asing Rp5,96 triliun keluar dari saham dan SBN
Jakarta, IDN Times - Bank Indonesia (BI) mencatat investor asing melakukan jual neto sebesar Rp5,96 triliun pada periode 19–22 Januari 2026. Jual neto tersebut berarti nilai penjualan aset oleh investor asing lebih besar dibandingkan pembeliannya. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan aksi jual berasal dari...
Read More »Marketing sales Metropolitan Land capai Rp 1,87 triliun di tahun 2025
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) mencatatkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp 1,875 triliun sepanjang tahun 2025. “Marketing sales MTLA 2025 sebesar Rp1,875 triliun, dengan kontribusi lebih dari 70% berasal dari pre sales penjualan residensial,” kata Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo kepada Kontan, Rabu (21/1/2026). Olivia bilang, target marketing sales MTLA di tahun 2026 masih dalam tahap...
Read More »Intip Rekomendasi Saham dan Prospek Indo Tambangraya (ITMG) di Tengah Tant
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Peluang bagi PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) untuk mencatat pertumbuhan kinerja positif pada 2026 cukup terbuka sekalipun sektor batubara masih diliputi tantangan yang pelik. Saat ini, emiten-emiten batubara, termasuk ITMG, sedang menanti dampak kebijakan pemerintah yang akan memangkas target produksi batubara nasional menjadi sekitar 600 juta ton pada 2026. Terkait hal itu, Direktur Indo Tambangraya Megah Yulius...
Read More »Emiten LQ45 ini siap rogoh kocek Rp 2 triliun untuk buyback saham
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT United Tractors Tbk (UNTR) akan menggelar pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 2 triliun. Perkiraan jadwal buyback saham UNTR berlangsung pada 22 Januari sampai 15 April 2026. UNTR juga memastikan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback saham juga tidak akan...
Read More »Saham emiten afiliasi Salim-Panigoro dan Prajogo masuk daftar top laggards sepekan
Saham emiten Salim, Panigoro, dan Prajogo masuk top laggards IHSG sepekan 19-23 Januari 2026, Ussindonesia.co.id sell asing Rp3,25 triliun, IHSG turun 1,37%.
Read More »10 saham top leaders sepekan, ada TLKM hingga ANTM
Sepuluh saham kapitalisasi besar, termasuk TLKM dan ANTM, menguat pekan ini meski IHSG turun 1,37% dengan volume transaksi harian naik 9,32%.
Read More »Daftar 10 saham top gainers sepekan, RMKO hingga LPCK terbang puluhan persen
Sepuluh saham, termasuk RMKO dan LPCK, melonjak lebih dari 40% meski IHSG melemah 1,37% pada 19-23 Januari 2026. Volume transaksi harian naik 9,32%.
Read More »Rupiah menguat pekan ini: waspada tekanan jelang pertemuan FOMC!
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar mata uang Garuda di pasar spot berhasil menguat di akhir pekan ini. Bahkan setelah di awal pekan, rupiah sempat menyentuh level penutupan posisi terburuk sepanjang masa di tengah pekan ini. Mengutip Bloomberg, Jumat (23/1/2026), kurs rupiah di pasar spot menguat 0,45% usai ditutup di posisi Rp 16.820 per dolar Amerika Serikat (AS). Alhasil, selama sepekan, rupiah menguat 0,4%. Padahal, pekan ini rupiah sempat...
Read More »Emiten ini siapkan dana Rp 150 miliar untuk buyback saham, cek rinciannya
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Emiten di sektor ritel, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) bakal menggelar pembelian kembali saham atau buyback saham dengan periode pelaksanaan mulai 23 Januari 2026 hingga 23 April 2026. ERAA menyiapkan dana sebanyak-banyaknya sebesar Rp 150 miliar untuk aksi korporasi tersebut. Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor dan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari modal...
Read More »