Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja dua emiten Grup Indofood, yakni PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), berpotensi tertekan akibat pelemahan nilai tukar rupiah yang masih berlanjut. Sebagai informasi, kurs rupiah kembali mencatat pelemahan pada perdagangan Selasa (19/5). Di pasar spot, rupiah turun Rp 38 atau 0,22% ke level Rp 17.706 per dolar Amerika Serikat (AS). Sementara itu, kurs Jisdor melemah Rp...
Read More »GOTO siapkan empat strategi hadapi aturan komisi tarif, simak rekomendasi sahamnya
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyiapkan empat langkah untuk merespons Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 untuk menjaga keseimbangan antara mitra pengemudi, pelanggan, dan keberlanjutan bisnis perusahaan. Langkah pertama ialah mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penyesuaian komisi Ussindonesia.co.id (ojol). Kebijakan tersebut memangkas batas maksimal potongan komisi aplikator menjadi 8%....
Read More »Prosepek Saham Indosat (ISAT) usai Laba Tembus Rp1,5 Triliun Kuartal I/2026
Prospek saham ISAT dinilai masih menarik di tengah ketatnya persaingan industri telekomunikasi. Analis melihat potensi penguatan kinerja dan valuasi saham.
Read More »Hati-hati, kenaikan suku bunga acuan BI berpotensi menekan pasar saham
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Pelaku pasar saat ini menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar pada 19–20 Mei 2026, terutama terkait keputusan suku bunga acuan atau BI rate. Berbeda dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, kali ini konsensus pasar memproyeksikan BI rate akan naik 25 basis poin ke level 5,00% dari sebelumnya 4,75%. Managing Director Research and Digital Production Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su,...
Read More »Harga Bitcoin gagal bertahan di US$ 80.000, ini penyebabnya
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Harga Bitcoin kembali bergerak volatil setelah sempat reli menembus level US$ 81.500 pada akhir pekan lalu. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama dan aset kripto terbesar di dunia itu kembali terkoreksi ke kisaran US$ 76.500–US$ 77.000 pada awal pekan ini. Mengacu data CoinMarketCap pada Selasa (19/5/2026) pukul 18.05 WIB, harga Bitcoin (BTC) berada di level US$ 76.958 atau melemah 4,45% dalam sepekan terakhir....
Read More »Market cap saham konglomerasi ambruk, BBCA kembali memimpin
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Peta kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) berubah drastis dalam beberapa bulan terakhir. Setelah sempat dikuasai saham konglomerasi, posisi saham dengan market cap terbesar kini kembali ditempati PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Per Selasa (19/5/2026), tidak ada lagi saham di BEI yang memiliki kapitalisasi pasar di atas Rp 1.000 triliun. Padahal pada penutupan 2025, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)...
Read More »Perusahaan hiburan punya kebun binatang mau IPO, incar dana jumbo
Jakarta, IDN Times - Bursa Efek Indonesia (BEI) membeberkan akan ada perusahaan yang bergerak di industri hiburan akan segera melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, perusahaan itu memiliki bisnis hiburan riil, dan bisnis edukasi satwa atau kebun binata...
Read More »Emiten mobil bekas grup Triputra ASLC bagi dividen Rp12,7 miliar
Emiten mobil bekas Grup Triputra, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) membagikan dividen tunai Rp12,7 miliar dari laba bersih 2025.
Read More »Gelar RUPST, VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) rombak jajaran direksi dan komisaris
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (19/5/2026). Salah satu agenda utama dalam RUPST kali ini adalah pergantian jajaran direksi dan komisaris perusahaan. Para pemegang saham menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Komisaris VKTR dengan menunjuk Sharif Cicip Sutarjo sebagai Komisaris Utama dan menunjuk Ilham Habibie sebagai Komisaris....
Read More »IHSG diprediksi rawan koreksi pada Rabu (20/5), cermati rekomendasi saham berikut
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan Rabu (20/5/2026), seiring tekanan dari sentimen domestik dan global yang belum mereda. Pada penutupan perdagangan Selasa (19/5/2026), IHSG ditutup melemah signifikan 3,46% ke level 6.370,68. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai pelemahan IHSG dipicu oleh tekanan di sejumlah sektor utama. “IHSG pada...
Read More »