Ussindonesia.co.id JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar modal dengan inisial BVN yang melakukan manipulasi harga perdagangan saham. Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pasar Modal, Derivatif Keuangan dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan OJK menetapkan sanksi berupa denda sebesar Rp 5,35 miliar. “Atas pelanggaran manipulasi harga dengan modus penyebaran informasi di...
Read More »BEI update progres free float 15% hingga transparansi pemegang saham
Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan aturan free float 15% dan transparansi pemegang saham di atas 1% akan diterapkan pada awal Maret 2026.
Read More »Kinerja saham big banks kompak menguat jelang akhir pekan, ini rekomendasi analis
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kinerja saham perbankan terutama di big banks terlihat kompak menguat jelang akhir pekan ini atau pada penutupan perdagangan Jumat (20/2/2026). Kenaikan tertinggi terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar 1,86% ke level Rp 3.840 per saham. Adapun pada pembukaan perdagangan, sahamnya menguat di level Rp 3.790 per saham, dan selama sepekan terakhir harga sahamnya juga naik 1,59%. Di susul saham...
Read More »IHSG ditutup melemah seiring meningkatnya risiko geopolitik AS-Iran
IHSG pada Jumat sore, ditutup melemah seiring meningkatnya risiko tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Read More »Saham komponen otomotif berpotensi ngebut pada momen Ramadan 2026
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Emiten komponen otomotif berpeluang mencatatkan kinerja positif seiring momentum Ramadan dan Lebaran 2026. Secara historis, periode menjelang arus mudik menjadi katalis musiman yang mendorong peningkatan permintaan suku cadang dan layanan perawatan kendaraan. Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi menjelaskan, secara siklikal periode persiapan mudik selalu diikuti lonjakan kebutuhan...
Read More »Menanti kabar baik MSCI, reformasi pasar modal penentu rebound IHSG
IHSG ditutup melemah, pasar menanti langkah konkret BEI dan OJK dalam reformasi pasar modal untuk memulihkan kepercayaan investor dan mendorong rebound.
Read More »Penjualan ORI029 terserap 57,9%, minat investor ritel SBN lesu
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Minat investor ritel terhadap Surat Berharga Negara (SBN) ritel masih belum menunjukkan geliat berarti di awal 2026. Hal ini tercermin dari realisasi penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 yang belum mencapai target kuota yang ditetapkan pemerintah. Hingga penutupan masa penawarannya pada Kamis (19/02/2026), penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 masih belum memenuhi target kuota yang sebesar Rp 25...
Read More »Tekanan FOMC bikin Bitcoin melemah, Indodax sebut masih fase konsolidasi
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Harga Bitcoin kembali melemah dalam 24 jam terakhir seiring respons pasar terhadap rilis notulensi rapat Federal Open Market Committee (FOMC). Perbedaan pandangan di internal bank sentral Amerika Serikat (AS) soal arah kebijakan suku bunga memicu tekanan pada aset berisiko, termasuk kripto. Data pasar Kamis (19/2/2026) menunjukkan Bitcoin terkoreksi 1,25% ke kisaran US$ 66.450 atau sekitar Rp 1,11 miliar. Bersamaan dengan...
Read More »Rupiah melemah 0,30% selama sepekan, ini penyebabnya
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dalam sepekan terakhir. Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,04% secara harian ke level Rp 16.888 per dolar AS pada Jumat (20/2/2026). Namun selama sepekan, rupiah melemah 0,30%. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,23% secara harian ke Rp 16.885 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,24% dari posisinya di Rp 16.844 per dolar AS pada Jumat...
Read More »Bitcoin dibayangi sikap hawkish The Fed, ini level support dan resistensi krusial
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Prospek pergerakan harga Bitcoin dalam jangka pendek masih dibayangi ketidakpastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS). Harga Bitcoin terpantau bergerak di kisaran US$ 68.150 pada Jumat (20/2/2026) sore, setelah sebelumnya sempat turun hingga di bawah US$66.500. Pelemahan tersebut terjadi tak lama setelah rilis risalah rapat (minutes) The Federal Reserve yang dinilai lebih agresif (hawkish) dari ekspektasi pasar....
Read More »