Gandeng Karoseri Laksana, VKTR uji coba bus listrik di Semarang

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Emiten manufaktur kendaraan listrik komersial, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), bersama perusahaan karoseri Laksana mengikuti uji coba bus listrik 12 meter di Koridor 1 Trans Semarang yang mulai dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang, pada Jumat (13/2). Saat ini, sebanyak total 122 bus listrik rakitan VKTR telah beroperasi di Jakarta melalui beberapa operator Transjakarta dan tambahan 30 bus lainnya sedang...

Read More »

Akhiri lebih cepat, Darma Henwa (DEWA) realisasikan buyback saham Rp 949,99 miliar

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengumumkan telah mengakhiri pelaksanaan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Sebelumnya, DEWA merencanakan aksi buyback saham yang diumumkan melalui keterbukaan informasi pada 10 Desember 2025 lalu. Hingga 13 Februari 2025, total saham yang dibeli kembali oleh DEWA tercatat sebanyak 1.634.793.874 saham atau sebesar 4,03% dari modal...

Read More »

PMUI menjual saham Graha Prima Mentari ke Rimau, apa efeknya?

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) akan menjual kepemilikannya atas saham anak usahanya, yakni PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM), perusahaan distributor Coca Cola. Direktur Utama Prima Multi Usaha Indonesia (PMUI), Agus Susanto, dalam keterbukaan informasi di BEI pada 13 Februari 2026 menjelaskan pada tanggal 12 Februari 2026, pihaknya telah menandatangani suatu term sheet non binding agreement dengan PT Tunas...

Read More »

Jurus investasi CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya: Disiplin ikuti arah pasar

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Pasar saham memang menawarkan potensi kenaikan nilai investasi yang signifikan. Terutama ketika investor mampu masuk pada saat valuasi menarik dan keluar ketika tren pasar mulai melemah. Dalam jangka panjang, saham secara historis mampu memberikan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan instrumen lainnya. Nah, investor dengan profil risiko agresif umumnya menempatkan sebagian besar portofolionya di instrumen berisiko...

Read More »

Jayamas Medica Industri (OMED) Mengandalkan Ekspor Belanja Kesehatan

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) menargetkan pendapatan Rp 2,3 triliun pada 2026 atau tumbuh antara 10%-15% secara tahunan. Target tersebut cukup realistis di tengah prospek industri alat kesehatan yang masih menjanjikan. Analis Fundamental BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, mengatakan pertumbuhan tersebut sejalan dengan tren penjualan OMED yang stabil dalam beberapa tahun terakhir. "Target tersebut cukup...

Read More »