Purbaya tolak pinjaman IMF dan World Bank: Wah mukanya asem

Jakarta, IDN Times - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan menerima tawaran pinjaman dari Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia (World Bank). Menurut Purbaya, kedua lembaga keuangan tersebut menyiapkan dana berkisar antara 25 hingga 30 miliar dolar AS, dengan alokasi pinjaman tersebut dit...

Read More »

Mitratel (MTEL) Mau Tambah Lini Bisnis Untuk Perkuat PaaS, Intip Rekomendasi Sahamnya

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) alias Mitratel berencana menambah kegiatan usaha baru untuk mendukung model bisnis Power as a Service (PaaS) pada infrastruktur menara telekomunikasi. Entitas usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ini akan menambah tiga kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru yang akan dimasukkan ke dalam anggaran dasar. Pertama, pemasangan jaringan listrik (KBLI 43211). Kedua,...

Read More »

Lepas Ekspor Produk Kelapa, OJK Dorong Pengemban Ekonomi di Sumatra Selatan

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peran sektor jasa keuangan untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Misalnya, ekspor produk kelapa dari Sumatra Selatan. Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan pada tahap awal komoditas kelapa dan produk turunannya akan diekspor ke China, Taiwan dan Perancis yang meliputi coconut shell charcoal sebanyak 46 ton dan coconut...

Read More »

Rupiah menguat ke Rp 17.143, pasar cermati geopolitik dan kredibilitas fiskal RI

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot mampu mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan hari ini. Selasa (21/4/2026), rupiah ditutup di level Rp 17.143 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah menguat 0,15% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.168 per dolar AS. Sejalan, kurs rupiah Jisdor menguat 0,19% menjadi Rp 17.142 per dolar AS. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi...

Read More »

ADHI kantongi kontrak baru Rp 4,72 triliun, naik 131,5% di kuartal I-2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengantongi kontrak baru sebesar Rp 4,72 triliun hingga Maret 2026. Ini tumbuh 131,5% secara tahunan. Berdasarkan sumber pendanaan, perolehan kontrak baru ADHI Karya didominasi oleh proyek pemerintah sebesar 76% dan diikuti proyek BUMN sebesar 22% serta proyek swasta sebesar 2%. Sementara itu, berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Engineering and Construction sebesar...

Read More »