Investor konservatif wajib tahu, cek risiko reksa dana pendapatan tetap 2026

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Reksa dana pendapatan tetap (RDPT) diperkirakan masih akan menjadi primadona investor pada 2026, seiring tren penurunan suku bunga yang berlanjut meski tidak seagresif tahun sebelumnya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, total dana kelolaan reksadana pada Desember 2025 mencapai Rp 679,24 triliun. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan Desember 2024 yang sebesar Rp 502,92 triliun, atau tumbuh sekitar 35,1% secara...

Read More »

Anomali Rupiah dan Geopolitik Dorong Harga Emas Melonjak Tajam pada Kuartal I 2026har

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Harga emas Antam dan emas spot mengawali tahun 2026 dengan tren penguatan, didorong meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global. Tren kenaikan emas dinilai masih berpeluang berlanjut hingga kuartal I 2026, meski volatilitas dan potensi koreksi tetap membayangi. Analis Dupoin Futures Indonesia Andy Nugraha menyampaikan, penguatan harga emas Antam di awal tahun ditopang oleh sejumlah katalis...

Read More »

OCBC Sekuritas gandeng Makmur, buka pintu saham untuk 19 juta investor

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT OCBC Sekuritas Indonesia (OCBC Sekuritas) dan PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) meresmikan kemitraan strategis untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur. Lewat kerja sama itu, Makmur menghadirkan akses pasar saham ke dalam platform investasi mereka. Sebelumnya, Makmur hanya menyediakan akses investasi reksadana. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Inovasi Finansial...

Read More »

BCA Life kelola saham dengan pendekatan hati-hati

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) masih melihat peluang pada pasar saham dan membuka ruang optimalisasi pada instrumen tersebut di sepanjang tahun 2026, meskipun pengelolaan investasi tetap dilakukan secara berhati-hati. Presiden Direktur dan CEO BCA Life Eva Agrayani mengatakan, perbaikan fundamental emiten serta stabilitas ekonomi nasional menjadi dasar optimisme perusahaan terhadap pasar saham. Namun demikian, sebagai...

Read More »

Djoni tambah kepemilikan di Multi Garam Utama (FOLK) hingga 5%, ada apa?

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Deretan pemegang saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) bertambah. Emiten yang bergerak di bidang investment holding ini kedatangan investor asal Jambi, yakni Djoni. ​ Berdasarkan laporan perubahan struktur pemegang saham,Djoni secara pribadi mendekap 201 juta saham FOLK per 9 Januari 2026. Jumlah itu setara dengan 5,09% dari modal ditempatkan dan disetor. Nama Djoni berjajar dengan PT Garam Ventura Indonesia yang tercatat...

Read More »