Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 25,61 poin atau 0,31% ke level 8.265,35 pada Kamis (12/2/2026). Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, mengatakan pelemahan terjadi di tengah sentimen global yang cenderung mixed menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek di China. “Bursa Asia bergerak variatif karena kehati-hatian investor jelang libur panjang...
Read More »BEI disarankan buka data 20 pemegang saham terbesar di tiap emiten
BEI berencana membuka data 20 pemegang saham terbesar untuk meningkatkan transparansi dan mencegah manipulasi, meski berisiko memicu panic selling.
Read More »BI beri izin penyelenggara pasar derivatif pasar uang dan valas ke JFX
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Bertambah lagi entitas yang mendapat izin sebagai penyelenggara bursa derivatif pasar uang dan valuta asing (PUVA). Bank Indonesia juga telah secara resmi memberi izin usaha bagi PT Bursa Berjangka Jakarta atawa Jakarta Futures Exchange (JFX) menjadi penyelenggara bursa derivatif PUVA. Izin tersebut diberikan berdasarkan Surat Bank Indonesia Nomor 28/188/DPPK/Srt/B tertanggal 28 Januari 2026. JFX dinyatakan memenuhi...
Read More »Dipengaruhi sentimen risk off domestik, begini proyeksi rupiah pada Jumat (13/2)
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Kamis (12/2/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,25% secara harian ke level Rp 16.828 per dolar AS. Sedangkan berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah juga melemah 0,26% secara harian ke Rp 16.826 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan, rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah...
Read More »Menilik prospek buyback saham emiten di tengah upaya perbaikan bursa
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan pembelian kembali alias buyback saham sejak awal bulan Februari 2026. Hal ini berlangsung di tengah upaya transformasi pasar saham Tanah Air. Emiten yang tengah melaksanakan buyback saham adalah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA), dan PT Chandra...
Read More »Banyak saham valuasi PER tinggi, masih layak investasi?
Sejumlah saham di BEI memiliki PER tinggi, namun tetap layak investasi jika didukung pertumbuhan EPS yang kuat dan sektor strategis seperti teknologi dan energi terbarukan.
Read More »Kasus manipulasi saham SWAT, OJK serahkan satu tersangka ke kejaksaan Boyolali
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melanjutkan proses penegakan hukum atas perkara tindak pidana pasar modal berupa manipulasi transaksi atau pembentukan harga semu saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) dengan menyerahkan satu tersangka berinisial SAS kepada Kejaksaan Negeri Boyolali, Jawa Tengah, pada 28 Januari 2026 lalu. Sebelumnya pada 13 Januari 2026, OJK telah melaksanakan Tahap II berupa penyerahan tiga orang...
Read More »Porsi free float Unilever (UNVR) belum capai 15%, ini penjelasan manajemen
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Porsi saham beredar di publik atau free float PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tercatat masih berada di kisaran 14% hingga akhir Januari 2026. Angka tersebut masih berada di bawah rencana ketentuan batas minimum free float sebesar 15% yang saat ini tengah disiapkan oleh otoritas pasar modal. Berdasarkan data RTI, komposisi kepemilikan saham UNVR per akhir 31 Januari terdiri dari Unilever Indonesia holding selaku...
Read More »Bahana TCW bidik pertumbuhan AUM reksadana di atas 5% pada 2026
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) membidik pertumbuhan dana kelolaan (asset under management/AUM) reksa dana yang tetap positif sepanjang 2026. Di tengah berbagai tantangan pasar, perseroan optimistis mampu menjaga stabilitas kinerja dan mencatatkan kenaikan AUM. Plt. Presiden Direktur merangkap Direktur Pemasaran Bahana TCW Danica Adhitama mengungkapkan, pada 2026 pihaknya memproyeksikan dana kelolaan...
Read More »Kinerja saham big banks Kamis (12/2): BMRI dan BBNI menguat, BBCA dan BBRI melemah
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Pergerakan saham emiten perbankan besar atau big banks pada penutupan bursa Kamis (12/2/2026) menunjukkan tren yang beragam. Hingga pukul 16:00 WIB, saham Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat, sementara saham Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mengalami penurunan. Kenaikan harga tertinggi terjadi pada saham BMRI, sedangkan...
Read More »