BFI RUN 2026 tembus 10 ribu pelari, ada tiket ke Sydney dan Yokohama Marathon

Langit Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang masih gelap. Lampu-lampu jalanan belum dipadamkan tatkala ribuan pelari half marathon BFI Run 2026 budal dari garis start di depan pintu 10 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Mereka perlahan melahap rute lomba yang masih sunyi dengan udara yang sejuk. Lalu, semakin jauh sebagian pelari makin cepat.

Minggu pagi (24/5/2026) tadi, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) kembali menggelar ajang lari tahunan. BFI Run kali ini sukses mencatatkan rekor baru dengan peserta 10 ribu pelari. Angka tersebut menjadi jumlah peserta terbanyak sejak ajang ini pertama kali diselenggarakan pada 2016.

Peserta BFI RUN 2026 datang dari berbagai penjuru Tanah Air, juga ada yang dari mancanegara. Ada komunitas pecinta lari, pelari profesional, hingga atlet nasional dan internasional. Sejumlah nama beken di ajang lari turut meramaikan kompetisi ini, di antaranya Robi Syianturi, Eva Desiana, dan Sivaneshwaran.

BFI Run 2026 (Katadata | BFI Run 2026) 

Tak hanya bersaing memperebutkan hadiah podium, peserta kategori half marathon (HM) juga mendapatkan kesempatan mengikuti Overseas Marathon Challenge yang kembali menjadi daya tarik utama BFI RUN. Melalui program tersebut, peserta berpeluang tampil di dua ajang maraton internasional, yakni Sydney Marathon dan Yokohama Marathon.

Direktur BFI Finance Sudjono mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan perusahaan menambah kuota peserta menjadi 10.000 orang pada tahun ini.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan positif dari para runners dan masyarakat terhadap BFI RUN setiap tahunnya. Tahun ini kami menambah kuota menjadi 10 ribu peserta, jumlah terbanyak sepanjang pelaksanaan BFI RUN sejak 2016, dengan tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan peserta selama acara,” ujar Sudjono.

Pada kategori HM, sebanyak delapan peserta yang berhasil mencatatkan waktu finis di bawah dua jam berkesempatan mengikuti Sydney Marathon pada 30 Agustus 2026. Sementara itu, 12 peserta yang mampu menyelesaikan lomba di bawah dua jam 20 menit berhak mengikuti Yokohama Marathon yang akan berlangsung pada 25 Oktober 2026.

BFI RUN 2026 menghadirkan tiga kategori lomba, yakni half marathon, 10K, dan 5K. Penjualan tiket yang dibuka sejak 12 Desember 2025 tercatat habis terjual dalam waktu singkat, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap ajang tersebut.

Dari sisi teknis penyelenggaraan, peserta kategori HM diwajibkan menyelesaikan lomba maksimal dalam waktu tiga jam, kategori 10K selama satu jam 45 menit, dan kategori 5K dalam waktu satu jam. Peserta yang melewati batas waktu atau cut-off time (COT) didiskualifikasi dan tidak berhak menerima medali finisher maupun jersey finisher untuk kategori HM.

Selain kompetisi, salah satu daya tarik BFI RUN adalah rute yang dinilai ramah bagi pelari, dengan jalur steril dan elevasi yang relatif minim, namun tetap menantang. Bekerja sama dengan race management profesional RunID, titik start dan finis ditempatkan di ICE BSD City dengan dukungan fasilitas seperti hydration point, minuman isotonik, air mineral, hingga area pemulihan setelah garis finis.

Robi Siantury, BFI Run 2026 (Katadata | BFI Run 2026) 

Penyelenggaraan BFI RUN 2026 juga didukung berbagai mitra strategis yang berkontribusi dalam mengkampanyekan gaya hidup sehat kepada masyarakat. Para partner yang berpartisipasi antara lain ICE BSD City – Sinar Mas Land (Official Venue), Brooks (Official Apparel), Pocari Sweat (Official Isotonic Drink) dan Bank Jago (Bank Partner).

Tak ketinggalan partner dari Asuransi Aswata, Asuransi Sinarmas, Chubb Life Insurance, OONA Insurance, Asuransi Raksa Pratikara, Asuransi Panfic, Asuransi Astra Buana, Etiqa Insurance, dan FWD Insurance. Selain itu, para brand partner lainnya turut memeriahkan seperti Otospector, Tiger Balm, Datalabs, Pristine8.6+, Strive Sports Nutrition, Nisuma, Zinc, Ciptadent, Azzura, Posh, Eastvara Mall, Garmin, Shokz, Caplang, HL Sport, Red 1, BMW Astra, Greenfields, dan St Ives.

“Kami makin percaya diri dengan dukungan para mitra strategis untuk mempromosikan gaya hidup sehat kepada masyarakat luas. Kerja sama ini tidak hanya sebatas pada BFI RUN 2026, tetapi juga menjadi bentuk kolaborasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Sudjono.