
Kereta api bermuatan barang menabrak bus di Bangkok, Thailand pada Sabtu (16/5), yang menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan 35 lainnya luka-luka.
Polisi dan petugas penyelamat mengatakan tabrakan itu memicu kebakaran, sehingga bus dilalap api, dikutip dari BBC Internasional, Sabtu (16/5).
Beberapa kendaraan di dekat lokasi kejadian juga tertabrak, sehingga petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat dikerahkan. Tim penyelamat berupaya menarik korban luka dari reruntuhan, sementara petugas pemadam kebakaran memadamkan api.
Api pun berhasil dikendalikan. Petugas kemudian berupaya mendinginkan area tersebut dan terus mencari korban.
Berbicara kepada wartawan di lokasi kejadian, Wakil Menteri Perhubungan Siripong Angkasakulkiat mengatakan bahwa semua jenazah ditemukan di dalam bus. Belum jelas berapa total orang yang berada di dalam bus tersebut.
Ia menyampaikan, laporan awal menunjukkan bahwa bus berhenti di rel di tengah lalu lintas yang padat, sehingga palang pintu perlintasan kereta api tidak dapat menutup. Kereta yang membawa kontainer itu tidak dapat berhenti tepat waktu.
Jurnalis Al Jazeera, Tony Cheng yang melaporkan dari Bangkok, mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 15.40 waktu setempat. Bus tampaknya terjebak di persimpangan dengan jalur kereta api setelah palang pengaman turun. Saat kereta barang menabrak bus yang sedang berhenti dan terus melaju, kereta itu menyeret beberapa kendaraan di dekatnya sebelum bus tersebut terbakar.
Perdana Menteri Anutin Charnvirakul memerintahkan penyelidikan atas kecelakaan tersebut, menurut pernyataan dari kantornya.