
Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka menguat hari ini, Jumat (20/2/2026). Indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia ini dibuka di zona hijau, ditopang laju saham konstituen seperti AMRT, BBCA, hingga TLKM.
Melansir IDX Mobile pukul 09.06 WIB, indeks Bisnis-27 menguat 0,76% ke 544,95. Sebanyak 19 saham konstituen dibuka menguat, 5 saham melemah dan 3 saham belum berubah.
Indeks mengawali pasar dengan transaksi 505,7 juta saham senilai Rp601,5 miliar. Kapitalisasi pasar indeks Bisnis-27 menjadi sebesar Rp4.095 triliun.
: Indeks Bisnis-27 Ditutup Melamah, Saham BUMI, ANTM, hingga INKP Masih Melaju
Saham konstituen yang dibuka menguat antara lain adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang naik 1,84% ke Rp1.935, saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik 1,18% ke Rp4.280, saham PT Astra International Tbk. (ASII) naik 0,76% ke Rp6.650.
Berikutnya, ada saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik 0,70% ke Rp7.225, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dibuka naik 0,90% ke Rp4.490, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 1,06% ke Rp3.810, dan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dibuka naik 0,49% ke Rp5.100.
Kemudian, ada saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) yang dibuka menguat 1,33% ke Rp304, saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) naik 2,19% ke Rp7.000, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) naik 0,24% ke Rp10.325, dan saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) dibuka menguat 3,51% ke Rp1.770.
Selanjutnya, saham Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dibuka naik 0,57% ke Rp3.500, saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) naik 1,90% ke Rp30.850, saham PT Pertamina Geothermal Tbk. (PGEO) naik 0,43% ke Rp1.160, dan saham PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) dibuka menguat 0,88% ke Rp2.290.
Adapun, penguatan indeks Bisnis-27 ini sejalan dengan laju indeks harga saham gabungan (IHSG) yang dibuka menguat 0,59% ke 8.322.
: : Proyeksi IHSG 2026 di Rentang 9.000â10.500, Analis Ungkap Penentu Arah Indeks
Tim Riset Phintraco Sekuritas menjelaskan sentimen yang menyertai pasar hari ini adalah bagaimana pasar bereaksi terhadap keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate di level 4,75% untuk kelima kalinya berturut-turut.
“Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram positif MACD dan Stochastic RSI mengarah ke overbought. Namun volume jual mengalami kenaikan. Sehingga diperkirakan IHSG akan cenderung bergerak sideways pada kisaran 8.200-8.350,” tulis riset tersebut, Jumat (20/2/2026).
Sementara itu, sentimen yang datang dari sektor perdagangan, Indonesia dan Amerika Serikat telah menandatangani kesepakatan dagang dengan poin-poin di antaranya AS menyetujui penurunan tarif impor untuk produk Indonesia dari 32% menjadi 19% dan Indonesia menghapus bea impor untuk sebagian besar produk asal AS.
Produk minyak sawit Indonesia juga mendapatkan fasilitas tarif impor 0%. Namun, produk tekstil tetap dikenakan tarif resiprokal sebesar 19%. Bersamaan dengan perjanjian pemerintah, telah ditandatangani pula 11 Nota Kesepahaman (MoU) sektor swasta kedua negara senilai US$38,4 miliar. Kerja sama ini mencakup sektor mineral kritis, energi, agribisnis, tekstil, dan teknologi semikonduktor.
______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.