
Ussindonesia.co.id – Bursa Efek Indonesia menyampaikan telah melakukan pembekuan sementara perdagangan atau Trading Halt akibat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen, pada Rabu (28/1).
“Hari ini, Rabu, 28 Januari 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS),” kata Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resmi.
“Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8 persen,” lanjutnya.
Sementara itu, BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien.
IHSG Ambruk Imbas MSCI hold Sementara Rebalancing Indeks Saham RI
Bahkan dipastikan telah sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.
“Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 14:13:13 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan,” tukasnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data RTI Businesss, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Rabu (28/1). Indeks terkoreksi lebih dari 8,33 persen ke level 8.231.
Hingga pukul 14.17 WIB, volume transaksi mencapai 45.844 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 32,7 triliun dengan frekuensi mencapai 2.995,4 triliun.
Sementara itu, tercatat sebanyak 28 saham naik. Sedangkan 766 saham anjlok dan 10 saham tidak bergerak.