
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Modern Internasional Tbk (MDRN) menjalin kerja sama startegis dengan PT Dirgantara Indonesia dan Genertec untuk mengembangkan dan implementasi sistem manufaktur CNC.
Direktur Utama Modern Internasional Sungkono Honoris menjelaskan perjanjian ini telah diteken dalam pameran kedirgantaraan dan pertahanan internasional, yaitu Singapura Airshow 2026 pada Februari ini.
“Kerja sama ini berfokus pada pengembangan dan implementasi sistem manufaktur CNC pabrik cerdas tingkat lanjut (Advanced Smart Factory CNC System),” tulisnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (18/2/2026).
Rupiah Melemah di Rp 16.884, Terlemah di Antara Mata Uang Asia Lainnya
Sungkono menjelaskan kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan presisi manufaktur, efisiensi operasional, serta integrasi digital pada fasilitas produksi PT Dirgantara Indonesia.
Tak hanya itu, kerja sama ini akan mendukung pengembangan ekosistem manufaktur kedirgantaraan nasional yang berbasis teknologi tinggi dan mendorong transfer teknologi serta peningkatan kapasitas industri dalam negeri.
Berdasarkan perjanjian kerja sama strategis tersebut, Genertec akan menyediakan teknologi CNC, termasuk sistem otomasi, analitik produksi waktu nyata, pemeliharaan prediktif, serta integrasi digital (digital twin).
MDRN akan bertindak sebagai mitra implementasi dan penyedia layanan purna jual yang mencakup implementasi sistem, optimalisasi & integrasi solusi, pelatihan sumber daya manusia, dukungan teknis & layanan purna jual jangka panjang.
Sementara itu, PT Dirgantara Indonesia akan menjadi pengguna dan pengembang utama sistem manufaktur CNC pabrik cerdas pada fasilitas produksinya.
Sungkono bialng nilai transaksi, skema komersial, serta tahapan implementasi lanjutan akan ditentukan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan proyek dan kesepakatan para pihak.
“Namun, kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka menengah dan panjang khususnya dalam penguatan portofolio di sektor manufaktur berteknologi tinggi,” jelasnya.