
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks Bisnis-27 ditutup ke zona hijau dengan menguat 0,42% ke level 523,65 pada perdagangan tengah pekan, Kamis (29/1/2026). Saham perbankan BBRI, BMRI dan BBCA ditutup menguat pada indeks ini.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia ini naik 2,2 poin atau 0,42%. Indeks bergerak di kisaran 469,84 hingga 526,40 sepanjang perdagangan.
Dari 27 konstituen, hanya enam saham yang ditutup di zona hijau, dan 21 saham lainnya parkir di zona merah.
: Indeks Bisnis-27 Dibuka Lesu, ANTM Jadi Satu-satunya Saham yang Menguat
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) memimpin penguatan indeks dengan naik 5,29% atau 190 poin ke level Rp3.780 per saham. Selanjutnya, saham PT Astra International Tbk. (ASII) naik 4,86% ke level Rp6.475 per saham.
Emiten lainnya yang menguat di antaranya BBCA naik 2,49% ke level Rp7.200 per saham, BMRI naik 1,54% ke level Rp4.630, saham ADMR naik 0,96% ke level Rp2.100, dan ADRO menguat 0,45% ke level Rp2.220 per saham.
: : 25 Emiten Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah, Dipimpin Saham BRPT, BUMI, hingga TLKM
Sementara itu, saham-saham yang melemah dialami oleh BUMI 14,97% ke level Rp250, saham PGEO 8,85% ke level Rp1.030, dan saham DSNG ambrol 8,05% ke level Rp1.370 per saham.
Konstituen lainnya yang melemah di antaranya saham HEAL turun 6,25% ke Rp1.275, dan saham AMRT turun 5,48% ke level Rp1.640 per saham.
: : Indeks Bisnis-27 Dibuka di Zona Merah, Pembekuan dari MSCI jadi Sentimen Negatif
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada Kamis (29/1/2026) ke level 8.232,20.
IHSG melemah 1,06% setelah sempat mengalami trading halt. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada rentang 7.481-8.296.
Tercatat, 214 saham menguat, 521 saham melemah, dan 73 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau pada posisi Rp14.950 triliun.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.