Saham bank pelat merah bergerak variatif Jumat (6/2), begini rekomendasi analis

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Sejumlah saham emiten bank pelat merah menunjukkan pergerakan variatif pada Jumat (6/2/26), seiring dengan tekanan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pada penutupan perdagangan Jumat (6/2/26), IHSG merosot 2,08% ke level 7.935,26.

Sementara itu, saham bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) didominasi dengan penurunan meski ada yang bergerak stagnan.

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bergerak stagnan di level Rp 5.050. Meski begitu, sepanjang perdagangan BMRI sempat berada di titik terendah di level Rp 4.890.

Saham Bank Pelat Merah Bergerak Fluktuatif saat IHSG Ambruk, Simak Rekomendasi Analis

Sementara itu, saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dibuka dengan harga Rp 1.320 dan sepanjang perdagangan BBTN sempat menyentuh harga tertinggi yaitu Rp 1.310, yang kemudian tutup dengan koreksi 3,03% di level Rp 1.280.

Lalu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dibuka dengan level Rp 3.840 dan sempat anjlok ke level Rp 3.770 sebelum akhirnya tutup dengan penurunan 1,82% di level Rp 3.780.

  BBRI Chart by TradingView  

Sedangkan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) buka di harga Rp 4.570 dan sempat menyentuh harga tertinggi di level Rp 4.560, sebelum akhirnya tutup dengan koreksi tipis 0,88% di level Rp 4.530.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta memandang penurunan pada saham emiten bank BUMN terpengaruh oleh IHSG yang sempat melemah karena dinamika pasar dan perubahan sentimen. 

Menurutnya selama penurunan tidak signifikan, koreksi pada harga-harga saham tersebut masih terbilang wajar.

“Yang terpenting, penurunannya tidak signifikan. Jadi koreksi seperti ini masih tergolong wajar,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (6/2/26).

Saham Bank Pelat Merah Bergerak Variatif Selasa (26/8): BBNI Menguat, BBTN Melemah

Di sisi lain, ia menilai dinamika ini justru menunjukkan sektor perbankan, khususnya bank BUMN masih bersifat defensif.

Sementara itu, ia juga memproyeksikan pergerakan harga saham emiten bank BUMN ke depannya.

BMRI diproyeksikan akan terus bergerak dengan perkiraan tumbuh hingga take profit (TP) Rp 6.200.

BBTN masih memiliki potensi kenaikan, meskipun dengan pergerakan yang terbatas dengan perkirakan TP hingga Rp 1.305.

BBRI diproyeksikan memiliki prospek yang positif dengan perkiraan TP hingga Rp 4.750. Sementara itu, BBNI dicermati masih memiliki ruang naik yang besar hingga TP 5.600.

Bank Pelat Merah Berlomba-lomba Bidik Nasabah Korporasi Lewat Aplikasi Digital

Dari keempat emiten tersebut, ia merekomendasikan aksi accumulative buy. Sementara bagi investor yang sudah memegang saham, ia tidak menyarankan aksi lain selain terus berfokus pada manajemen risiko.

“Fokus ke risk manajemen saja,” pungkasnya.