
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada pekan ini dengan peluang menguji level psikologis 8.400. Sejumlah sentimen global dan domestik, termasuk restu dari MSCI terhadap reformasi bursa disebut menjadi katalis utama penggerak indeks.
Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menyampaikan menilai bahwa secara teknikal IHSG diperkirakan bergerak pada rentang support 8.250 dan resistance 8.380. Menurutnya, indeks komposit turut berpeluang besar menguji level 8.400 jika mampu stabil di atas posisi 8.350.
“IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran level 8.250-8.380 pekan ini,” ujar Valdy dalam publikasi riset yang dikutip pada Senin (23/2/2026).
: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Senin 23 Februari 2026
Dari mancanegara, penguatan Wall Street pada akhir pekan lalu memberikan sentimen positif. Investor, kata Valdy, menyambut baik keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) yang membatalkan tarif resiprokal Presiden Donald Trump dan diharapkan meredakan beban biaya perusahaan dan tekanan inflasi.
Meski demikian, dia menyebut bahwa pasar tetap waspada terhadap perintah eksekutif Donald Trump yang baru terkait tarif global 10% hingga 15%.
: : IHSG Hari Ini (23/2) Berpeluang Menguat, Cek Saham IMPC, ARCI, hingga VKTR
Di dalam negeri, pelaku pasar mencermati kelanjutan Agreement on Reciprocal Trade (ART) usai keputusan di AS. Secara hukum, Indonesia dinilai belum terikat karena perjanjian masih menunggu proses ratifikasi di DPR.
Selain itu, sentimen kuat datang dari persetujuan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap seluruh proposal solusi yang diajukan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
: : Deretan Panjang Saham dengan Free Float di Bawah 15%, Bakal Dapat Notasi Khusus
Namun, Valdy mengingatkan investor masih akan mencermati implikasi kewajiban peningkatan free float menjadi 15% bagi 267 emiten.
Seiring prospek pasar tersebut, Phintraco merekomendasikan sejumlah saham pilihan untuk dicermati investor pada pekan ini, di antaranya PT Mayora Indah Tbk. (MYOR), dan PT Elnusa Tbk. (ELSA) dan PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA).
Di samping itu, ada saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR), PT Pyridam Farma Tbk. (PYFA), serta PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. (SMBR).
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.