
jpnn.com, JAKARTA – Pluang, aplikasi trading dan investasi multi-aset terkemuka di Indonesia, secara resmi meluncurkan dua fitur analisis terbaru: Technical Signals dan Screener.
Fitur-fitur ini dirancang khusus untuk mempercepat proses penemuan peluang trading bagi para pengguna di pasar kripto dan saham Amerika Serikat.
Kehadiran Technical Signals dan Screener memperkuat posisi Pluang dalam menyediakan perangkat analisis kelas profesional (pro-grade tools) yang memungkinkan pengambilan keputusan lebih terstruktur di tengah pergerakan pasar yang cepat dan dinamis.
Melalui fitur ini, pengguna dapat mengidentifikasi tren pasar, potensi perubahan arah harga, dan aset-aset menarik tanpa perlu lagi melakukan analisis manual yang rumit atau menelusuri ratusan aset satu per satu.
Investasi Bodong Mengintai, Pluang Ungkap Modus Scam Telegram Palsu, Waspada
Andreas Agung, Director of Marketing and Commercial Pluang, menjelaskan bahwa trader membutuhkan alat yang tidak hanya mempercepat proses menemukan peluang, tetapi juga membantu kedisiplinan dalam manajemen risiko.
“Melalui Technical Signals dan Screener, kami menghadirkan workflow analisis yang lebih sistematis — mulai dari menemukan aset yang relevan hingga membaca momentum teknikalnya — agar pengguna bisa bertindak lebih cepat dan terukur sesuai strategi masing-masing,” ujar Andreas dalam keterangannya.
Detail Fitur Anyar Pluang:
Technical Signals: Fitur sinyal trading berbasis analisis teknikal yang menyajikan insight ringkas dan mudah dipahami. Setiap sinyal dilengkapi dengan panduan Entry, Take Profit, Stop Loss, serta probabilitas kesuksesan.
Screener: Memungkinkan pengguna menyaring aset berdasarkan 15 kategori filter teknikal dan fundamental, seperti “Profitable Market Leaders” atau “Golden Cross”, untuk memfokuskan perhatian pada aset yang sesuai dengan strategi investasi.
Pluang Luncurkan Aura AI, Fitur AI Trading Saham & Crypto Pertama di Indonesia
Kombinasi kedua fitur ini diklaim membuat proses analisis menjadi lebih praktis dan efisien dibandingkan metode manual yang mengharuskan trader berpindah-pindah platform atau mengombinasikan berbagai indikator secara mandiri.
Sebagai informasi, Pluang telah memiliki lebih dari 12 juta basis pengguna di Indonesia dan beroperasi sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Pihak Pluang menekankan bahwa fitur-fitur ini bersifat informatif dan merupakan alat bantu analisis, bukan jaminan hasil atau keuntungan, sehingga pengguna tetap disarankan melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.(dkk/jpnn)
Bantu Remaja Marunda, Pluang & SuperCoolBen Beri Pelatihan Teknik Dasar Berinvestasi untuk Masa Depan