Ada 600-an saham syariah di BEI, kapitalisasi pasar berkontribusi 56,8%

Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini tercatat memiliki sebanyak 631 saham syariah. Di sepanjang tahun berjalan, kapitalisasi pasar saham syariah ini mencapai 56,8% terhadap BEI.

Berdasarkan data Bloomberg per 18 Februari 2026, konstituen Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat sebanyak 631 saham. 

Selanjutnya, BEI mencatat kapitalisasi pasar ISSI mencapai Rp8,54 triliun yang setara dengan 56,8% dari kapitalisasi pasar saham yang tercatat di BEI.

Adapun, rata-rata volume perdagangan indeks ISSI mencapai 38,76 juta saham yang setara dengan 69,3% dari total saham di BEI. Sedangkan rata-rata nilai perdagangan mencapai Rp20,74 miliar.

: Alhamdulillah Saham-saham Syariah Menghijau, MDKA hingga TINS jadi Pendorong Utama

Dilihat dari kinerja saham, indeks saham syariah mencatatkan pelemahan sebesar 4,54% menjadi 294,61 sejak awal tahun (year-to-date/ytd) per 13 Februari 2026. Realisasi itu lebih baik dibandingkan dengan IHSG yang turun 5,03% ytd ke level 8.212,27 pada periode yang sama.

Dilihat dari konstituennya, indeks saham syariah (ISSI) mendapat topangan dari sejumlah emiten berbasis pertambangan, migas, hingga teknologi.

Di urutan pertama yang berkontribusi terhadap kinerja indeks ada saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) yang menguat 12,43% ytd menjadi Rp224.850.

Selanjutnya saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang melesat 41,23% ytd menjadi Rp3.220 serta PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang naik 28,57% ytd menjadi Rp4.050.

Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) mencatatkan laju kenaikan 27,19% ytd menjadi Rp725 diikuti saham migas PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang naik 34,78% ytd menjadi Rp6.975. Selanjutnya saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) melesat 22,65% ytd menjadi Rp2.220.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.