
Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka pertemuan perdana Dewan Perdamaian pada Kamis (20/2). Dalam pertemuan, ia memuji para pemimpin yang hadir, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pidatonya, Trump memuji Indonesia yang berkomitmen mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza. Dia memuji Prabowo dengan sebutan “pria yang tangguh”.
“Dia memang tangguh, saya tak mau berkelahi dengannya,” kata Trump sembari bercanda kepada Prabowo yang hadir dalam pertemuan tersebut, seperti disiarkan dalam Youtube Gedung Putih, Jumat (20/2) dini hari.
Trump juga mengatakan Prabowo merupakan sosok besar karena memimpin negara dengan jumlah penduduk besar. “Negara yang besar, anda mengerjakan tugas yang bagus dan dihormati semua orang,” katanya.
Secara khusus, Trump juga memuji Indonesia yang mengirimkan pasukan untuk menjaga gencatan senjata. “Secara khusus kepada Indonesia, terima kasih banyak, negara besar,” kata Trump.
Lima negara yang mengirimkan pasukan adalah Indonesia, Albania, Kazakstan, Kosovo, dan Maroko. Pasukan akan dikerahkan ke Rafah sebagai lokasi pertama rekonstruksi.
Trump mengatakan sembilan negara telah setuju menyumbangkan US$ 7 miliar atau setara Rp 118,2 triliun. Sembilan donatur tersebut adalah Arab Saudi, Azerbaijan, Kazakstan, Uni Emirat Arab, Maroko, Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uzbekistan.
“Setiap dolar yang disumbangkan adalah investasi dalam stabilitas dan harapan akan (kawasan) baru dan harmonis,” kata Trump dikutip dari Associated Press.