Penerima beasiswa LPDP viral: Terancam harus kembalikan dana beasiswa

Penerima beasiswa LPDP viral, setelah unggahannya di media sosial yang menyatakan bahwa cukup dirinya yang menjadi WNI, anaknya jangan membuat netizen geram, Setelah kejadian itu, Dwi Sasetyaningtyas bersama suaminya, berkomitmen untuk mengembalikan dana beasiswa beserta bunganya.

Video tersebut, mendapat tanggapan dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyesalkan pernyataannya. Buntut kejadian itu, Purbaya menjelaskan bahwa suaminya, Arya Iwantoro, belum menyelesaikan kewajiban pengabdian yang menjadi persyaratan program LPDP.

Penerima Beasiswa LPDP Viral dan Diminta untuk Mengembalikan Dana Beasiswa Penerima Beasiswa LPDP Viral (Instagram/@lpdp_ri))  

Arya menyetujui pengembalian dana beserta bunganya, setelah Direktur Utama LPDP melakukan komunikasi dengan keluarga penerima beasiswa. Purbaya berharap hal ini menjadi pelajaran bagi penerima beasiswa LPDP agar menghormati negara dan tidak menyalahgunakan fasilitas yang diberikan.

Baca juga:

  • Apakah Penerima Beasiswa LPDP Boleh Kerja di Luar Negeri Setelah Lulus?
  • Pendaftaran beasiswa LPDP 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya
  • Batas Usia Pendaftar Beasiswa LPDP 2026, Maksimal Berapa Tahun? Ini Ketentuannya

Namun, besaran dana dan bunga yang harus dikembalikan belum dipastikan karena masih dalam proses perhitungan. Selain itu, Purbaya memastikan bahwa Arya akan diblokir (blacklist) sehingga tidak dapat bekerja atau berhubungan dengan pemerintah Indonesia selama masa jabatannya.

Langkah ini dilakukan karena dana LPDP berasal dari pajak masyarakat dan sebagian utang negara, yang digunakan untuk pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, setiap penerima beasiswa diharapkan menjaga komitmen dan tanggung jawab terhadap fasilitas yang diterima.

Kronologi Penerima Beasiswa LPDP Viral

Masyarakat Indonesia ramai menyoroti Dwi Sasetyaningtyas (DS) yang viral setelah mengunggah video berjudul

“Cukup Saya WNI, Anak Jangan” di akun Instagramnya @sasetyaningtyas.

Dalam video tersebut, DS memperlihatkan momen membuka paket yang sudah ditunggu-tunggunya, berisi surat resmi dari Home Office Inggris yang menyatakan anak keduanya telah resmi menjadi warga negara Inggris. Ia juga menunjukkan paspor Inggris yang diterima bersamaan dengan surat tersebut.

“Ini paket bukan sembarang paket, isinya dokumen penting yang mengubah masa depan anak-anakku,” ujar DS.

“Ini surat dari Home Office Inggris yang menyatakan anakku yang kedua diterima sebagai WN Inggris,” lanjutnya.

DS kemudian menyampaikan rencananya agar anak-anaknya kelak memiliki kewarganegaraan asing, dengan mengatakan, “I know the world seems unfair, tapi cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu.”

Kasus penerima beasiswa LPDP viral, menekankan pentingnya tanggung jawab dan komitmen setiap penerima beasiswa terhadap fasilitas yang diberikan. Dana yang bersumber dari pajak dan utang negara harus digunakan dengan penuh integritas, dan setiap pelanggaran dapat berakibat pada pengembalian dana beserta bunganya, serta pembatasan kesempatan bekerja atau berhubungan dengan pemerintah di Indonesia.