Pemerintah kucurkan Rp 90 triliun di kuartal I 2026 untuk Koperasi Merah Putih

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah menargetkan membangun 30.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hingga Maret 2026. Kementerian Keuangan menganggarkan Rp 90 triliun untuk mencapai target tersebut.

Adapun target hingga Agustus 2026, pemerintah mencanangkan setidaknya sudah membangun 50.000 KDMP. 

“Hingga tanggal 20 Februari telah terbentuk 30.000 KDMP dan 24.186 gerai dalam proses pembangunan. Ini menunjukkan progres yang solid di lapangan,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/2).

Ia menegaskan, melalui program ini, pemerintah mendorong desa sebagai pusat pertumbuhan baru. Caranya yaitu dengan menjadikan dana desa tidak sekadar sebagai belanja rutin melainkan sebagai instrumen investasi dengan capital expenditure (capex) yang produktif dan berkelanjutan. 

Baca juga:

  • Nadiem Sebut Tudingan Harga Laptop Chromebook Rp 10 Juta Hoaks
  • Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp4,65 T, Realisasi Kredit Rp1.511 T di Awal 2026
  • Kapan THR ASN Cair? Purbaya: Nanti Diumumkan Presiden

Purbaya berharap, dengan dukungan capital expenditure (capex) sebesar Rp 90 triliun pada kuartal pertama 2026, KDMP dapat menjadi pengungkit investasi desa dan akselerator pertumbuhan ekonomi nasional dari level akar rumput.

“Program ini juga memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi desa, memperpendek rantai distribusi agar harga lebih terjangkau sekaligus membuka lapangan kerja serta mendukung pengentasan kemiskinan,” kata Purbaya. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, pembangunan 29.000 unit KDMP ditargetkan rampung pada Mei 2026. Hingga saat ini, jumlah KDMP yang telah selesai dibangun baru mencapai 680 unit.

“Yang 29.000 (KDMP) sudah ada lahan segala macam. Sampai Mei–Juni mudah-mudahan bisa diselesaikan,” ujar Zulhas setelah Rapat Koordinasi Terbatas di Kantor Kementerian Bidang Pangan, di Jakarta Pusat, Kamis (5/2). 

Ia mengatakan, setelah bangunan fisik rampung, tahap berikutnya adalah memastikan operasional koperasi berjalan. KDMP akan diisi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pupuk, gas LPG 3 kilogram, sembako, hingga sarana distribusi lainnya.

Tak hanya itu, koperasi ini juga akan menjadi pemasok bahan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Karena nanti Koperasi Desa Merah Putih ini akan menyuplai SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) dan menampung hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) desa,” ujarnya.