Dolar AS melemah, harga perak melonjak tinggi hingga hampir 3%

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Harga perak melonjak hampir 3% menuju US$ 99 per ons troi pada hari Jumat (23/1). Harga perak mencapai rekor tertinggi baru karena melemahnya dolar AS memberikan dukungan tambahan pada reli logam mulia. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (23/1), investor mencari aset riil karena dolar AS tertekan akibat pergeseran dinamika geopolitik AS-Eropa terkait Greenland dan meningkatnya kekhawatiran bahwa Eropa dapat menggunakan kepemilikan aset AS yang substansial sebagai senjata. 

Sementara itu, Federal Reserve AS secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga minggu depan, didukung oleh tanda-tanda ekonomi yang tangguh, meskipun pasar terus memperkirakan dua potensi penurunan suku bunga di akhir tahun ini. 

Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan memilih ketua Fed berikutnya setelah menyelesaikan wawancara dengan para kandidat. 

Calon yang lebih lunak dari sisi kebijakan kemungkinan akan memperkuat ekspektasi untuk pelonggaran lebih lanjut. 

Reli perak juga dipicu oleh short squeeze historis dan pembelian ritel yang kuat, serta pengetatan kontrol ekspor China.