Purbaya respons keluhan soal e-commerce Cina, kaji cara bangkitkan pemain lokal

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah memikirkan langkah strategis untuk mencegah dominasi berlebihan pemain asing dalam pasar jual-beli online atau e-commerce. Dia menilai perlunya upaya untuk mengembalikan pemain domestik ke medan persaingan. 

“Saya lagi mikirin ada perusahaan domestik yang bisa dihidupkan lagi untuk menjadi kompetitor dari dominasi Cina,” ujarnya usai salat Id di Masjid Salahuddin, di kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Sabtu (21/3). 

Sebelumnya, Purbaya mengatakan dirinya menerima keluhan dari masyarakat tentang penguasaan pasar digital oleh e-commerce milik investor asing, khususnya dari Cina. Keluhan tersebut diterimanya saat siaran langsung di TikTok pada malam takbiran. 

Purbaya sendiri sudah beberapa kali melakukan siaran langsung Tiktok dengan putranya Yudo Achilles Sadewa. “Ada banyak keluhan untuk marketplace, katanya dikuasai sana semua,” ujar Purbaya. 

Platform yang dikeluhkan termasuk Tiktok dan afiliasinya Tokopedia. Induk Tiktok, Bytedance, resmi mengakuisisi Tokopedia pada 2024 lalu. 

Masyarakat disebut mempersoalkan bisnis platform tersebut yang dinilai menguntungkan Cina. “Bagaimana dibilang digitalisasi kalau seperti itu, sepertinya memberikan pasar ke Cina langsung,” ujarnya.

Menurut dia, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap keluhan tersebut dan tengah melakukan kajian. Namun, dia tidak memerinci tentang kemungkinan-kemungkinan kebijakan yang akan diambil pemerintah.