
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 8.959,07 pada perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026). Sejumlah saham seperti PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) hingga PT Superbank Indonesia Tbk. (SUPA) kinclong.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di posisi 8.959,09 pada perdagangan hari ini atau makin mendekati level psikologis baru 9.000. IHSG menguat 0,28% menuju ke posisi 8.959,07 pada pukul 09.05 WIB.
Pada awal perdagangan, IHSG bergerak di rentang terbawah 8.940,60 dan tertinggi 8.970,87. Adapun, kapitalisasi pasar alias market cap saat pembukaan mencapai Rp16.349 triliun.
Pada pembukaan perdagangan hari ini, deretan saham dengan nilai transaksi saham tinggi di pasar dibuka menguat. Harga saham BUMI misalnya menguat 2,16% pada pembukaan perdagangan dan SUPA menanjak 7,87%.
Selain itu, saham PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) pun naik 4,29% dan saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menguat 3,48%.
Pada perdagangan sebelumnya, Selasa (6/1/2026), IHSG mencatatkan penguatan sebesar 0,83% ke level 8,933 dan kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH).
: Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 7 Januari 2026
Tim Riset Phintraco Sekuritas mencatat penguatan IHSG sejauh ini ditopang oleh saham-saham komoditas, khususnya nikel dan emas, seiring kenaikan harga komoditas global.
Secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan meski terbatas menuju resistance 8.947–8.972, dengan support di 8.860–8.880.
Pelaku pasar tetap mencermati dinamika geopolitik AS–Venezuela yang berpotensi memengaruhi harga komoditas dan pergerakan saham sektor terkait.
Tim Analis BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan secara teknikal, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan meski terbatas menuju resistance 8.947–8.972 dengan support di 8.860–8.880.
“Pelaku pasar tetap mencermati dinamika geopolitik AS–Venezuela yang berpotensi memengaruhi harga komoditas dan pergerakan saham sektor terkait,” tulisnya dalam riset, Rabu (7/1/2026).
Pada hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan investor untuk mencermati saham INDY, SCMA, dan SMGA. Target harga INDY Rp2.430–Rp2.580, SCMA Rp368—Rp380, dan SMGA Rp131-Rp134 per saham.
: Darma Henwa (DEWA) Beberkan Kisi-Kisi Capex 2026
Terpisah, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG masih potensi melanjutkan kenaikan hari ini ditopang oleh kenaikan bursa AS dan kenaikan komoditas nikel yang cukup signifikan.
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, indeks-indeks saham AS mayoritas mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa baru pada penutupan perdagangan Selasa (6/1/2026). Indeks S&P 500 naik 0,62%, Dow Jones juga menguat 0,99%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,65%.
Hal tersebut terjadi karena investor mengabaikan ketegangan geopolitik terbaru menyusul serangan AS ke Venezuela.
“Tapi hati-hati karena sudah naik 5 hari berturut-turut, akan rentan koreksi. Support IHSG hari ini 8.860-8.900 dan resistance 8.950-9.000,” paparnya.
BNI Sekuritas merekomendasikan saham INCO, DEWA, BUVA, IATA, BULL, dan SMDR sebagai trading idea pada hari ini.
IDX COMPOSITE INDEX – TradingView
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.