Utang pinjol masyarakat Indonesia tembus Rp 100 triliun

Penyaluran pembiayaan outstanding oleh startup pinjaman daring, atau yang dikenal dengan pinjol, yang belum dilunasi atau outstanding mencapai Rp 100,69 triliun per Februari. Angka ini tumbuh 25,75% secara tahunan alias year on year (yoy).

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Modal Ventura, dan Lembaga Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mencatat tingkat risiko kredit, yakni rasio tingkat wanprestasi di atas 90 hari (TWP90 90) 4,54%.

Agusman juga menyebutkan, dari 95 penyelenggara pindar, sebanyak 10 entitas belum memenuhi kewajiban ekuitas minimum Rp 12,5 miliar.“Seluruh perusahaan pembiayaan dan penyelenggara pindar itu telah menyampaikan action plan kepada OJK,” kata Agusman dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK yang disiarkan secara virtual, Senin (6/4).

Action plan yang dimaksud memuat langkah pemenuhan modal melalui berbagai strategi, antara lain penambahan modal disetor oleh pemegang saham eksisting, pencarian investor strategis hingga opsi merger.