
Ussindonesia.co.id Jakarta. Harga saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) anjlok parah karena rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Namun sebelum turun harga, konglomerat sekaligus pengendali Petrindo, Prajogo Pangestu, kembali melakukan aksi jual saham CUAN.
Harga saham CUAN pada perdagangan Rabu 13 Mei 2026 ditutup di Rp 850, turun 95 poin atau 10,05% dibandingkan sehari sebelumnya. Harga saham CUAN melemah 420 poin atau 33,07% dalam lima hari terakhir.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Prajogo melepas 1 miliar saham CUAN pada 11 Mei 2026 dengan harga transaksi Rp 1.035 per saham.
Dari transaksi tersebut, nilai penjualan saham yang dikantongi orang terkaya Indonesia ini mencapai sekitar Rp 1,035 triliun.
“Tujuan transaksi ini untuk menambah saham free float,” tulis Prajogo dalam keterbukaan informasi, Rabu (13/5/2026).
Wall Street Ambruk, Lonjakan Harga Minyak dan Ancaman Inflasi Guncang Pasar
Setelah transaksi dilakukan, kepemilikan saham Prajogo di CUAN turun dari 91.353.198.700 saham atau setara 81,2614% menjadi 90.353.198.700 saham atau sekitar 80,3718%.
Aksi divestasi ini menjadi sorotan pasar karena dilakukan menjelang pengumuman hasil rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Pada Rabu (13/5) pagi waktu Indonesia, MSCI resmi mengumumkan perubahan komposisi saham dalam indeks globalnya. Dalam hasil evaluasi tersebut, saham CUAN menjadi salah satu emiten Indonesia yang dikeluarkan dari indeks MSCI.
Sebelumnya, Prajogo Pangestu juga tercatat beberapa kali melakukan penjualan saham CUAN untuk meningkatkan porsi free float di pasar. Langkah tersebut dilakukan agar likuiditas saham meningkat dan memenuhi ketentuan pasar modal.
Tonton: Intervensi BI Dinilai Kehabisan Tenaga Hadapi Pelemahan Rupiah