
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali tertekan di awal perdagangan hari ini. Selasa (2/6/2026), rupiah dibuka di level Rp 17.864 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,33% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.805 per dolar AS. Alhasil, rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia.
Hingga pukul 09.01 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, won Korea Selatan berada satu level lebih baik dari rupiah setelah ambles 0,23%.
Bursa Asia Anjlok di Pagi Ini (2/6): Indeks Nikkei 225 dan Kospi Turun Paling Dalam
Selanjutnya, dolar Taiwan dan yen Jepang sama-sama terkoreksi 0,03%. Disusul, peso Filipina yang tergelincir 0,02%.
Berikutnya ada dolar Hong Kong yang turun 0,01% dan dolar Singapura melemah tipis 0,008%.
Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,1%.
Kemudian ada yuan China yang terkerek 0,03% dan ringgit Malaysia melemah tipis 0,005% terhadap the greenback.