
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 0,05% ke level 8.980,23 pada perdagangan Selasa (27/1/2026), setelah sempat bergerak melemah. Saham sektor teknologi membukukan penguatan terbesar, sementara sektor industri mencatatkan koreksi terdalam.
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menjelaskan, sentimen negatif datang dari kabar Satgas PKH yang membuka potensi Danantara mengambil alih 28 perusahaan yang dicabut izinnya akibat bencana di Sumatra, termasuk tambang emas anak usaha UNTR.
“Adanya berita bahwa Satgas PKH membuka potensi Danantara akan mengambil alih 28 perusahaan yang dicabut izinnya mendorong penurunan signifikan pada saham UNTR dan ASII, sehingga ikut membebani IHSG,” kata Alrich kepada Kontan, Selasa (27/1/2026).
Prospek Kalbe Farma (KLBF) Masih Cerah, Ini Proyeksi dan Target Harganya
Meski demikian, ia menambahkan bahwa rebound sejumlah saham yang sebelumnya tertekan mampu membatasi pelemahan lebih lanjut.
“Rebound beberapa saham yang telah mengalami tekanan jual selama beberapa hari terakhir membatasi pelemahan IHSG lebih lanjut, sehingga IHSG dapat ditutup menguat tipis,” ujar dia.
Secara teknikal, Alrich menyebut indikator stochastic RSI berada di area oversold dan berpotensi membentuk golden cross. Namun histogram negatif MACD yang semakin melebar masih menunjukkan tekanan.
“IHSG masih akan cenderung bergerak sideways pada kisaran 8.850 hingga 9.050,” tambahnya.
Seiring itu, nilai tukar rupiah di pasar spot kembali ditutup menguat di level Rp16.768 per dolar AS pada perdagangan Selasa (27/1/2026). Pergerakan mata uang Asia tercatat variatif, seiring pelaku pasar menantikan hasil pertemuan The Fed yang diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5%-3,75% pada Rabu (28/1/2026).
Dari sisi global, India mengumumkan kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa yang mewakili sekitar 25% dari PDB global dan sepertiga perdagangan dunia. Perjanjian ini dinilai mencerminkan pergeseran orientasi perdagangan global sebagai respons terhadap kebijakan proteksionisme Amerika Serikat.
Sementara itu, indeks bursa Korea Selatan menguat meskipun Presiden Donald Trump mengancam kenaikan tarif impor terhadap negara tersebut.
River Sebut 60% Bank Terbesar AS Bersiap Masuk Bitcoin
Untuk rekomendasi saham jangka pendek pada perdagangan Rabu (28/1/2026), Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham TAPG, TKIM, SCMA, TPIA, dan INET sebagai top picks.
Sementara itu, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai pelaku pasar tengah bersiap menghadapi pekan penting terkait kebijakan suku bunga AS, laporan kinerja emiten, serta meningkatnya ketegangan geopolitik, khususnya di Timur Tengah yang mendorong harga emas dunia menembus USD5.000 per ons.
“Para pelaku investor bersiap menghadapi pekan penting terkait kebijakan Fed Rate dan serangkaian laporan keuangan FY2025 emiten di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik,” ujar Nafan.
Ia juga menyoroti sentimen domestik seperti terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026-2031 serta rencana rebalancing indeks MSCI pada Februari mendatang.
Untuk pergerakan IHSG Rabu (28/1/2026), Nafan memproyeksikan support berada di level 8.890 dan 8.823, dengan resistance di area 8.999 dan 9.076.