Lampu hijau konsensus, cek target saham MEDC terbaru hari ini Selasa (3/3)

Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Emiten minyak dan gas (migas) PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mendapatkan lampu hijau dari konsensus sekuritas.

Berdasarkan data Bloomberg Selasa (3/3/2026) pukul 13:00 WIB, sebanyak 20 atau seluruh sekuritas yang mengulas saham MEDC kompak memberikan rekomendasi beli. Terkini, target harga saham MEDC berada di Rp2.095 dalam 12 bulan ke depan menurut konsensus sekuritas.

Dengan demikian, terdapat potensi kenaikan sekitar 9,1% dari banderol harga terkini apabila mengacu kepada target harga saham menurut konsensus.

: Kala Transaksi Saham BIPI Tembus Belasan Triliun dalam Sebulan

Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham MEDC parkir di Rp1.920 pada akhir sesi pertama Selasa (3/3/2026). Pergerakan telah menguat 32,41% sejak awal tahun 2026.

Konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran yang memanas sejak akhir pekan lalu turut memantik pergerakan harga minyak. Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak WTI dan Brent kompak melonjak pada Senin (2/3/2025).

: : Lo Kheng Hong Masih Getol Belanja Saham Bank Danamon (BDMN) Kuartal I/2026

Adapun, minyak WTI kontrak April 2026 naik 5,39% ke level US$70,63 per barel dan minyak Brent kontrak Mei 2026 naik 6,11% ke level US$77,32 per barel. 

Kenaikan harga minyak turut memantik saham-saham emiten terkait di pasar modal tidak terkecuali Bursa Efek Indonesia (BEI). IDX Sector Energy menjadi satu-satunya indeks saham sektoral yang menguat ketika indeks harga saham gabungan (IHSG) jeblok pada Senin (2/3/2026). IDX Energy tercatat naik 1,54%. 

: : Deretan Saham Sektor Energi Mercy Harga Bajaj Awal Maret 2026

Diberitakan Bisnis sebelumnya, Senior Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas mengatakan harga saham emiten migas saat ini berpeluang menuju ke range baru jika harga minyak bertahan di harga tingginya.

“Tetapi investor tetap perlu mencermati sensitivitas laba terhadap harga minyak, volume produksi, struktur biaya, serta kebijakan energi domestik karena normalisasi minyak berisiko memicu mean reversion valuasi,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (2/3/2026).

Sukarno melihat reli saham migas berpotensi berlanjut dalam jangka pendek hingga menengah selama eskalasi konflik menjaga harga minyak di level tinggi. Namun, sifatnya cenderung taktikal karena kenaikan didorong risk premium sehingga peluang profit taking tetap besar.

Untuk rekomendasi, Sukarno menyarankan agar investor fokus pada strategi trading momentum dengan disiplin risk management. Saham-saham emiten migas seperti ENRG dan MEDC masuk dalam rekomendasi Kiwoom Sekuritas.

“Saham yang menarik dicermati adalah ENRG dengan trading buy target harga Rp2.300 dan MEDC dengan target harga Rp2.070. Entry saat momentum kuat, gunakan trailing stop, dengan horizon hold sekitar 1 sampai 2 bulan selama belum ada sinyal reversal teknikal,” tandasnya.

Medco Energi Internasional Tbk. – TradingView

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.