Astra Otoparts (AUTO) tebar dividen Rp819,35 miliar, cair 18 Mei 2026

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Emiten komponen otomotif PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) akan membagikan dividen tunai final tahun buku 2025 sebesar Rp819,35 miliar atau setara Rp170 per lembar.

Corporate Secretary AUTO Sophie Handili menyampaikan keputusan tersebut telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 April 2026.

“Perseroan telah memutuskan untuk dilakukan pembayaran dividen sebesar Rp1.103.718.857.000 atau kurang lebih 50% dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025,” ujar Sophie di keterbukaan informasi dikutip Rabu (22/4/2026).

: Astra Otoparts (AUTO) Cetak Laba Bersih Rp558,9 Miliar Kuartal I/2026, Tumbuh 10,6%

Sebelumnya, AUTO telah membayarkan dividen interim sebesar Rp59 per saham atau senilai Rp284,36 miliar pada 24 Oktober 2025. Dengan demikian, sisa dividen sebesar Rp170 per saham atau Rp819,35 miliar akan dibagikan sebagai dividen final.

Adapun jadwal pembagian dividen AUTO antara lain, akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi pada 27 April 2026. Sementara itu, tanggal perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 28 April 2026.

: : Anak Usaha Astra Otoparts (AUTO) Luncurkan Alkes Berbasis Teknologi Digital

Kemudian cum dividen di pasar tunai pada 29 April 2026, dengan ex dividen di pasar tunai pada 30 April 2026. Sementara itu, tanggal daftar pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen atau recording date 29 April 2026.

“Tanggal pembayaran dividen tunai AUTO pada 18 Mei 2026,” tambah Sophie.

: : 2 Bos Astra Otoparts (AUTO) Kompak Ajukan Pengunduran Diri

Sophie menuturkan jadwal pelaksanaan dan tata cara pembayaran dividen tersebut telah dikoordinasikan dengan BEI, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Biro Administrasi Efek perseroan.

Perseroan juga menegaskan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada pemegang saham AUTO, sebagaimana disebutkan dan tidak akan mempengaruhi kelangsungan usaha perseroan.

Sebagai informasi, AUTO mencetak laba bersih senilai Rp2,20 triliun sepanjang 2025. Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya adalah sebesar Rp11,69 triliun.

Sementara itu, total ekuitas AUTO tercatat sebesar Rp16,96 triliun sampai akhir Desember 2025.