Langit Timur Tengah dipenuhi rudal, harga emas Antam meroket

Ussindonesia.co.id – , JAKARTA – Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia di Jakarta, Senin (2/3/2026), pukul 09.01 WIB, naik Rp 50.000 dari semula Rp 3.085.000 menjadi Rp 3.135.000 per gram. Begitu pula harga beli kembali (buyback) emas Antam kini naik menjadi Rp 2.914.000 per gram.

Harga emas Antam sewaktu-waktu dapat berubah.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam terbaru:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.617.500

  • Harga emas 1 gram: Rp 3.135.000

  • Harga emas 2 gram: Rp 6.210.000

  • Harga emas 3 gram: Rp 9.290.000

  • Harga emas 5 gram: Rp 15.450.000

  • Harga emas 10 gram: Rp 30.845.000

  • Harga emas 25 gram: Rp 76.987.000

  • Harga emas 50 gram: Rp 153.895.000

  • Harga emas 100 gram: Rp 307.712.000

  • Harga emas 250 gram: Rp 769.015.000

  • Harga emas 500 gram: Rp 1.537.820.000

  • Harga emas 1.000 gram: Rp 3.075.600.000

Potongan pajak pembelian emas sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai bukti potong PPh 22.

Kenaikan harga emas dalam satu tahun terakhir menjadi yang terpesat dalam sejarah. – (Tim Infografis)

Sementara itu, harga emas batangan yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta, Senin (2/3/2026) pukul 07.44 WIB, menunjukkan harga emas UBS Rp 3.167.000 per gram dan Galeri24 Rp 3.130.000 per gram.

Angka tersebut melonjak dari harga yang tertera di laman resmi Sahabat Pegadaian kemarin pagi, dengan UBS dibanderol Rp 3.123.000 per gram dan Galeri24 Rp 3.092.000 per gram.

Harga jual emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian sewaktu-waktu dapat berubah.

Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Sementara emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram.

Harga emas Antam di laman Logam Mulia diperbarui setelah pukul 08.30 WIB.

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk.

Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.642.000

  • 1 gram: Rp 3.130.000

  • 2 gram: Rp 6.184.000

  • 5 gram: Rp 15.347.000

  • 10 gram: Rp 30.613.000

  • 25 gram: Rp 76.120.000

  • 50 gram: Rp 152.121.000

  • 100 gram: Rp 304.090.000

  • 250 gram: Rp 758.359.000

  • 500 gram: Rp 1.516.717.000

  • 1.000 gram: Rp 3.033.433.000

UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.712.000

  • 1 gram: Rp 3.167.000

  • 2 gram: Rp 6.285.000

  • 5 gram: Rp 15.530.000

  • 10 gram: Rp 30.897.000

  • 25 gram: Rp 77.090.000

  • 50 gram: Rp 153.863.000

  • 100 gram: Rp 307.605.000

  • 250 gram: Rp 768.785.000

  • 500 gram: Rp 1.535.766.000

Sebelumnya diberitakan, harga emas diperkirakan memulai pekan perdagangan baru dengan lonjakan tajam saat pasar Asia dibuka, menyusul meningkatnya risiko geopolitik sepanjang akhir pekan yang mendorong investor memperkuat posisi defensif.

Sejumlah analis mengatakan kepada Gulf News bahwa reaksi awal kemungkinan berupa lonjakan harga (gap up). Namun, keberlanjutan kenaikan tersebut akan bergantung pada apakah investor tetap memperlakukan emas sebagai lindung nilai utama, atau justru aksi beli mereda setelah penyesuaian posisi awal selesai dilakukan.

Mohanad Yakout, analis pasar senior Scope Markets, mengatakan sentimen pembukaan pasar kemungkinan kuat, dengan satu level harga krusial yang akan menjadi penentu arah selanjutnya.

“Emas sangat mungkin dibuka dengan lonjakan kenaikan yang signifikan ketika pasar Asia mulai diperdagangkan, mengingat intensitas eskalasi geopolitik. Level kunci yang perlu diperhatikan adalah 5.600 dolar AS, yang merupakan rekor tertinggi sebelumnya sekaligus menjadi batas psikologis penting,” ujar Yakout.

Menurut dia, pergerakan harga di sekitar level tersebut lebih penting dibandingkan besaran kenaikan awalnya.

“Jika emas hanya sempat menembus level itu lalu kembali turun, maka itu menunjukkan aktivitas lindung nilai jangka pendek. Namun, jika harga menembus 5.600 dolar AS dan bertahan di atasnya dengan minat beli yang berkelanjutan, maka itu mengindikasikan pergeseran yang lebih struktural menuju strategi ‘haven-first’,” katanya.

Pedagang mengambil logam mulia yang dipilih pembeli di salah satu toko perhiasan emas di Cikini, Jakarta, Jumat (12/9/2025). – (Republika/Prayogi) Level yang Dicermati Pelaku Pasar

Analis lain memandang pergerakan awal emas dari sisi zona resistensi yang berpotensi menentukan arah sesi perdagangan.

Michael Brown, analis riset senior Pepperstone, mengatakan pasar cenderung mengambil posisi defensif saat pembukaan, dengan dua level yang kemungkinan besar menjadi perhatian.

“Sangat jelas emas akan dibuka lebih tinggi karena pelaku pasar mengurangi risiko dan mencari aset aman sebagai respons atas peristiwa geopolitik akhir pekan ini,” ujar Brown.

Ia menambahkan, “Level 5.400 dolar AS per ons, diikuti rekor tertinggi akhir Januari di 5.595 dolar AS per ons, menjadi level penting yang perlu diperhatikan di sisi kenaikan.”

Sementara itu, Vijay Valecha, kepala investasi Century Financial, menilai konfirmasi pergeseran strategi jangka panjang berada di rentang harga yang sedikit lebih rendah.

“Emas kemungkinan memulai perdagangan Asia dengan lonjakan kuat, mencerminkan meningkatnya ketegangan geopolitik dan peralihan ke aset yang lebih aman. Harga akhir pekan sekitar 5.430 dolar AS, naik sekitar 136 dolar AS, menunjukkan pasar memasuki pekan ini dengan lebih berhati-hati,” ujarnya.

Menurut dia, jika emas mampu bertahan di atas 5.450 hingga 5.500 dolar AS, maka hal itu menandakan pergeseran dari lindung nilai jangka pendek menuju strategi aset aman jangka panjang.