Wall Street ditutup menguat Rabu (21/1), kesepakatan Greenland selamatkan pasar

Ussindonesia.co.id  Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (21/1/2026) setelah muncul kabar tercapainya kerangka kesepakatan terkait Greenland yang meredakan kekhawatiran pasar atas potensi tarif baru Amerika Serikat (AS) terhadap negara-negara Eropa.

Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average naik 588,64 poin atau 1,21% ke level 49.077,23.

S&P 500 menguat 78,76 poin atau 1,16% ke 6.875,63, sementara Nasdaq Composite melonjak 270,50 poin atau 1,18% ke posisi 23.224,83.

Cuma Dapat Kuota Nikel 30%, Analis Nilai Prospek INCO Belum Surut

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pemerintahannya telah mencapai kerangka awal kesepakatan mengenai Greenland dan kawasan Arktik secara keseluruhan.

Dengan adanya kesepahaman tersebut, Trump memastikan rencana penerapan tarif baru yang dijadwalkan berlaku mulai 1 Februari tidak akan dilanjutkan.

“Berdasarkan kesepahaman ini, saya tidak akan memberlakukan tarif yang sebelumnya dijadwalkan mulai 1 Februari,” tulis Trump melalui platform Truth Social.

Sentimen positif tersebut langsung disambut pelaku pasar. Indeks saham Wall Street yang sebelumnya sudah bergerak di zona hijau, melonjak lebih tinggi setelah pengumuman tersebut, seiring meredanya risiko perang dagang baru antara AS dan sekutu Eropanya.

Harga Bitcoin Anjlok di Bawah US$ 90.000, Tertekan Tensi Geopolitik Global

Jason Pride, Chief of Investment Strategy & Research Glenmede menilai, isu kepemilikan Greenland sendiri tidak berdampak langsung terhadap ekonomi global.

“Yang berdampak bagi ekonomi adalah jika negara-negara mulai saling memberlakukan tarif,” ujarnya.

Sebelum pengumuman terkait Greenland pada pertengahan sesi, pasar saham AS memang sudah bergerak positif sebagai respons atas aksi jual tajam sehari sebelumnya, yang merupakan penurunan terdalam dalam tiga bulan terakhir.

Namun, penguatan sempat kehilangan momentum hingga akhirnya kembali menguat tajam setelah kabar tersebut dirilis.

Meski belum disertai detail kesepakatan, pernyataan Trump memberi ruang bagi pasar untuk kembali fokus pada fundamental ekonomi AS, termasuk laporan kinerja keuangan perbankan yang solid.

Sejumlah bank regional mencatatkan penguatan signifikan, mendorong indeks sektor perbankan regional melonjak.

Wall Street Rebound Setelah Aksi Jual Saham Akibat Pernyataan Trump di Davos

Sektor energi menjadi pemimpin penguatan di antara subsektor S&P 500. Saham Halliburton menguat setelah mencatatkan kinerja keuangan di atas ekspektasi, sementara saham EQT Corp dan Expand Energy naik seiring harga gas alam menyentuh level tertinggi dalam enam pekan akibat cuaca dingin.

Di sektor transportasi, saham United Airlines melonjak setelah perusahaan merilis proyeksi kinerja yang optimistis untuk kuartal berjalan dan sepanjang tahun ini.

Sentimen positif tersebut turut mengangkat saham maskapai lain seperti Delta Air Lines, American Airlines, dan Southwest Airlines.