IHSG menguat di awal 2026, cek saham net buy & net sell terbesar asing dalam sepekan

Ussindonesia.co.id   JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat pada perdagangan perdana di awal tahun 2026.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melesat 1,17% atau bertambah 101,19 poin ke level 8.748,13 pada penutupan perdagangan, Jumat (2/1/2026).

Namun dalam sepekan perdagangan terakhir,IHSG tercatat menguat 1,18%.

Sepanjang perdagangan pada hari perdana tahun 2026, IHSG bergerak di rentang level 8.664 – 8.748. 

IHSG Terkoreksi 0,12% ke 8.649, Cek Saham Net Buy Terbesar Asing di Awal Pekan Ini

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 51,14 miliar dengan nilai transaksi Rp 22,26 triliun. 

Ada 497 saham yang menguat, 200 saham yang melemah dan 131 saham yang tidak berubah. 

Kenaikan IHSG juga ditopang dengan net buy atau beli bersih asing sebesar Rp 1,06 triliun di seluruh saham.

Akumulasi net buy asing sepekan perdagangan terakhir tembus Rp 4,37 triliun.

Asing Net Buy Rp 1,26 Triliun Saat IHSG Turun, Cek Saham yang Dikoleksi Kamis (11/12)

Berikut 10 saham net buy terbesar asing sepekan terakhir

1. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 2,95 triliun

2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 990,24 miliar

3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 277,13 miliar

4. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 276,77 miliar

5. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 169,41 miliar

6. PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 155,16 miliar

7. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 131,11 miliar

8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 124,96 miliar

9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 114,92 miliar

10. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 107,44 miliar

Meski demikian, sejumlah saham justru menjadi incaran net sell asing selama sepekan terakhir didominasi saham big banks. 

Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing Saat IHSG Terkoreksi, Selasa (9/12)

Berikut 10 saham net sell terbesar asing sepekan terakhir:

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,24 triliun

2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 1,06 triliun

3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 762,99 miliar

4. PT Ruku Raharja Tbk (RAJA) Rp 121,93 miliar

5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 111,88 miliar

6. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) Rp 87,11 miliar

7. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 77,43 miliar

8. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 64,04 miliar

9. PT Bnak Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 53,62 miliar

10. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 46,01 miliar

  BBRI Chart by TradingView