
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) membidik pertumbuhan kinerja di tahun 2026.
Emiten di sektor logistik tersebut menargetkan pendapatan sebesar Rp 299,53 miliar pada 2026, meningkat dibanding realisasi tahun 2025 sebesar Rp 130,1 miliar. Sementara itu, laba bersih diproyeksikan mencapai Rp 20,65 miliar pada 2026, naik dari capaian Rp 3,48 miliar.
Direktur Utama LOPI, Wahyu Dwi Jatmiko, mengatakan bahwa pihaknya fokus melakukan ekspansi bisnis dengan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik, pengendalian risiko, serta penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.
Menurut Wahyu, pertumbuhan LOPI akan ditopang oleh perkembangan sektor logistik Indonesia, peningkatan konsumsi domestik, aktivitas distribusi, hingga ekspansi ekonomi digital. Selain itu, perusahaan juga mengandalkan penguatan layanan terintegrasi serta strategi ekspansi usaha yang dilakukan secara terukur.
Logisticplus (LOPI) akan Right Issue dan Private Placement untuk Tambah Modal Usaha
“Agenda LOPI di tahun 2026 ialah meningkatkan skala platform, memperkuat keahlian logistik khusus, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham. LOPI juga melaksanakan penambahan modal melalui mekanisme private placement,” ujar Wahyu di Jakarta, Senin (18/5/2026).
Dari sisi eksekusi, LOPI memprioritaskan peningkatan efisiensi operasional, penguatan sistem digital, pengembangan kapabilitas project logistics, optimalisasi sinergi dengan PT Wise Manajemen Indonesia (WMI), serta penerapan disiplin dalam pengelolaan modal kerja.
Sementara dalam aspek tata kelola, LOPI menegaskan komitmennya menjaga disiplin sebagai perusahaan terbuka melalui penerapan good corporate governance (GCG), penguatan pengendalian internal, manajemen risiko, kebijakan anti pelanggaran dan korupsi, hingga penyediaan mekanisme pelaporan pelanggaran.