Bank Mega (MEGA) tebar saham bonus 1:1, RUPS digelar 31 Maret 2026

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. PT Bank Mega Tbk (MEGA) berencana membagikan saham bonus kepada para pemegang saham dengan rasio 1:1. Artinya, setiap satu saham lama yang dimiliki investor akan memperoleh satu saham bonus dengan nilai nominal Rp 500 per saham. Aksi korporasi ini bersumber dari tambahan modal disetor atau agio saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3/2026), saat ini modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan tercatat sebanyak 11,47 miliar saham dengan nilai nominal Rp 500 per saham, sehingga total nominalnya mencapai Rp 5,87 triliun.

Sementara itu, hingga Desember 2025, saldo agio saham perseroan tercatat sebesar Rp 6,36 triliun. Dari saldo tersebut, perseroan akan membagikan satu saham bonus untuk setiap satu saham yang dimiliki investor, dengan nilai nominal yang sama yakni Rp 500 per saham.

Bank Mega Manfaatkan Isu Coretax untuk Perkuat Retensi Nasabah

Dengan demikian, total saham bonus yang akan ditebar mencapai 11,47 miliar saham dengan total nilai nominal Rp 5,87 triliun. Adapun pemegang saham yang berhak memperoleh saham bonus adalah mereka yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 13 April 2026.

Perkuat Struktur Permodalan dan Likuiditas

Manajemen MEGA memastikan bahwa aksi pembagian saham bonus ini tidak didorong oleh kewajiban regulasi tertentu.

Sebaliknya, langkah tersebut ditempuh sebagai strategi untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan likuiditas saham di pasar, seiring bertambahnya jumlah saham yang beredar.

Secara struktur permodalan, aksi ini akan meningkatkan jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi 23,48 miliar saham, dari sebelumnya sekitar 11,74 miliar saham. Penambahan jumlah saham beredar diharapkan dapat memperluas basis investor dan meningkatkan daya tarik saham perseroan di pasar sekunder.

Selain itu, manajemen menilai pembagian saham bonus akan membuat harga teoretis saham menjadi lebih menarik, khususnya bagi investor ritel.

“Dengan memperhatikan harga penutupan perdagangan pada 27 Februari 2026 sebesar Rp 4.650 per saham, rencana pembagian saham bonus seharga Rp 500 per saham akan membuat harga teoretis saham perseroan di BEI lebih menarik dan terjangkau bagi investor retail,” sebut manajemen, Senin (2/3/2026).

  MEGA Chart by TradingView  

Menurut manajemen, pertambahan jumlah saham secara proporsional juga akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, karena kepemilikan mereka tetap terjaga secara persentase, meskipun jumlah saham yang beredar meningkat.

Menunggu Persetujuan RUPS

Rencana pembagian saham bonus ini akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026.

Apabila disetujui, pendistribusian saham bonus akan dilakukan melalui rekening efek pada sub rekening efek atas nama pemegang saham pada 30 April 2026.

Aksi korporasi ini menjadi salah satu strategi MEGA dalam mengoptimalkan struktur permodalan sekaligus meningkatkan likuiditas dan keterjangkauan harga saham di pasar, terutama bagi investor ritel yang semakin aktif di Bursa Efek Indonesia.