Batas Rp 2 triliun terlampaui, Astra International (ASII) stop program buyback

 

Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) menghentikan pelaksanaan pembelian kembali saham alias buyback tanpa Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) mulai sesi kedua perdagangan 13 Desember 2026. 

Seharusnya kalau mengikuti jadwal, periode pembelian kembali saham oleh ASII akan berakhir pada 30 Januari 2026. Adapun program buyback saham sudah dilakukan ASII sejak 3 November 2025. 

Sekretaris Perusahaan Astra International Gita Tiffani Boer menjelaskan penghentian pelaksanaan buyback saham dilakukan karena telah terpenuhinya maksimum dana yang dialokasikan untuk program ini. 

Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini (15/1), IHSG Berpotensi Kembali Menguat

ASII mengalokasikan dana maksimal Rp 2 triliun. Namun anggaran tersebut tidak termasuk biaya perantara perdagangan efek dan biaya lain yang berkaitan dengan program buyback

Adapun buyback saham akan dilakukan dengan dua ketentuan, pertama jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak melebihi 20% dan jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback paling sedikit 7,5%. 

“Selama periode buyback saham, Perseroan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 305,21 juta saham dengan nilai keseluruhan Rp 1,99 triliun,” tulis Gita dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (14/1/2026). 

  ASII Chart by TradingView  

Gita memastikan menghentikan periode buyback saham ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha ASII.