BI tahan suku bunga di level 4,75 persen pada April 2026

Ussindonesia.co.id – , JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026. Keputusan tersebut diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global serta memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran 2,5±1 persen. 

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 21—22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75 persen, suku bunga deposit facility sebesar 3,75 persen, dan suku bunga lending facility sebesar 5,50 persen,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers RDG Maret 2026yang digelar secara virtual, Kamis (19/2/2026).

Perry menerangkan, keputusan tersebut masih konsisten dengan upaya BI meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat eskalasi perang di Timur Tengah. 

“Ke depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1 persen,” terangnya. 

 

Sementara itu, lanjutnya, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit pembiayaan dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. Kebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran. 

Perry memastikan BI melakukan langkah-langkah kebijakan yang strategis dalam menjalankan tugasnya dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah (pro-stability) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi (pro-growth).  

Diketahui, sepanjang 2025, BI telah memangkas suku bunga acuan sebanyak lima kali, masing-masing sebesar 25 basis poin, yakni pada Januari, Mei, Juli, Agustus, dan September. Dari posisi awal 6 persen di awal 2025, BI Rate telah turun total 125 basis poin hingga mencapai level 4,75 persen pada akhir 2025. 

Adapun, pada tiga bulan pertama (Januari, Februari, dan Maret) 2026, BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75 persen. Bulan selanjutnya, April 2026, BI kembali memutuskan untuk mempertahankan suku bunga.