COCO Kantongi Restu Right Issue, Siapkan Terbitkan 10,67 Miliar Saham Baru

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan penambahan modal melalui penawaran umum terbatas (PUT) III dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD).

Persetujuan tersebut diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Jumat, 17 April 2026.

Manajemen COCO dalam keterbukaan informasi menyampaikan, perseroan berencana menerbitkan sebanyak 10.678.365.882 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.

“Perseroan bakal menerbitkan sebanyak 10.678.365.882 unit saham bernominal Rp100 per unit dengan HMETD,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi di laman resmi BEI yang dikutip Kontan, Senin (20/4/2026).

Indointernet (EDGE) Siap Go Private, Tawarkan Harga Tender Rp 11.500 per Saham

Selain itu, COCO juga akan menerbitkan waran yang menyertai saham hasil pelaksanaan HMETD. Jumlah waran yang akan diterbitkan maksimal sebesar 35% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Jumlah waran yang akan diterbitkan dan waran yang telah beredar adalah sebanyak-banyaknya sebesar 35% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh,” lanjut manajemen.

Pemegang saham juga menyetujui rencana peningkatan modal dasar perseroan dari Rp400 miliar menjadi Rp3 triliun.

Dalam keputusan tersebut, Direksi COCO diberikan kewenangan untuk melaksanakan seluruh tahapan aksi korporasi, termasuk menentukan jumlah final saham dan waran, harga pelaksanaan, serta jadwal right issue.

Direksi juga berwenang menetapkan penggunaan dana, menunjuk pembeli siaga, serta menandatangani dokumen yang diperlukan.

“Seluruh dana yang diperoleh dari hasil PMHMETD III setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk membiayai akuisisi dan/atau belanja modal Perseroan dan entitas anak,” jelas manajemen.

Industri Reksadana Tumbuh, APRDI Dorong Literasi Lewat Sosialisasi dan Edukasi 2026