
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengumumkan hasil kinerja keuangan konsolidasi yang berakhir pada 31 Desember 2025. Laporan keuangan konsolidasi ini turut memasukkan kinerja anak usaha, PT Kaltim Prima Coal (KPC), untuk kepentingan investor.
Dalam keterangan resmi, pendapatan BUMI turun 15,9% year on year (yoy) menjadi US$ 4,81 miliar pada 2025. Laba bruto BUMI juga berkurang 7,7% yoy menjadi US$ 546,6 juta seiring penurunan beban pokok pendapatan sebesar 16,9% yoy menjadi US$ 4,26 miliar.
Laba usaha BUMI turun 7,1% yoy menjadi US$ 314 juta pada 2025 seiring dengan penurunan beban usaha 8,5% yoy menjadi US$ 232,6 juta. Margin usaha BUMI bertambah jadi 6,5% pada 2025, dari tahun sebelumnya 5,9%.
Saham Big Banks Lanjut Melemah pada Perdagangan Sesi I Hari Ini, Senin (30/3/2026)
Hingga akhir 2025, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk BUMI naik 20,1% yoy menjadi US$ 81 juta.
Pada saat yang sama, BUMI juga merilis laporan keuangan PSAK 111 yang secara khusus mengecualikan KPC yang diperhitungkan dengan ekuitas.
Dalam laporan versi ini, pendapatan BUMI tumbuh 4,8% yoy menjadi US$ 1,42 miliar pada 2025. Laba bruto BUMI juga melesat 47,1% yoy menjadi US$ 249,1 juta seiring dengan berkurangnya beban pokok pendapatan sebesar 1,2% yoy menjadi US$ 1,18 miliar.
Laba usaha BUMI melesat 131,4% yoy menjadi US$ 141,3 juta pada 2025 yang dipengaruhi oleh penurunan beban usaha 0,4% yoy menjadi US$ 107,8 juta. Margin usaha BUMI juga naik dari 4,5% pada 2024 menjadi 9,9% pada 2025.
BUMI membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 81 juta pada 2025 atau naik 20,1% yoy.
Dari sisi operasional, kinerja overburden BUMI turun 8% yoy menjadi 596,2 juta bank cubic meter (bcm) pada 2025. Stripping ration BUMI juga berkurang dari 8,7 kali pada 2024 menjadi 8 kali pada 2025.
IHSG Melemah 0,38% ke 7.070 di Sesi I Senin (30/3), INCO, BBCA, AMRT Top Losers LQ45
Sementara itu, produksi batubara BUMI tumbuh tipis 0,2% yoy menjadi 74,8 juta ton pada 2025. Pada saat yang sama, volume penjualan batubara BUMI turun 2% yoy menjadi 74,6 juta ton.
Harga free on board (FOB) batubara BUMI juga menurun 17% yoy menjadi US$ 59,7 per ton. Di sisi lain, inventori batubara BUMI naik dari 1,6 juta ton pada 2024 menjadi 2 juta ton pada 2026.
Memasuki tahun 2026, BUMI menargetkan volume penjualan batubara berada di kisaran 76–78 juta ton. Emiten Grup Bakrie ini juga memproyeksikan harga batubara rata-rata sekitar US$ 60 per ton-US$ 62 per ton. Adapun biaya kas produksi batubara BUMI pada 2026 berada di kisaran US$ 43 per ton–US$ 44 per ton.