Naik 2,50% dalam sepekan, harga Bitcoin di level US$ 92.392

Ussindonesia.co.id – JAKARTA. Harga Bitcoin (BTC) menguat pada perdagangan Senin (5/1/2026). Mengutip Coin Market Cap pukul 11.45 WIB, harga Bitcoin di level US$ 92.392, naik 2,50% dalam sepekan. 

Andri Fauzan, Analyst Reku mengatakan, Bitcoin mengalami pump impresif hari ini. Harga BTC saat ini merupakan kelanjutan dari rebound awal 2026, di mana BTC sempat menyentuh US$ 91.000 kemarin sebelum melanjutkan kenaikannya. Para analis menyebut bahwa perkembangan geopolitik di Venezuela, termasuk aksi AS yang mempengaruhi sentimen pasar, menjadi salah satu katalis utama.

Selain itu, inflow ke spot Bitcoin ETF mencapai US$ 645 juta pada 2 Januari. Ini menandakan January Effect yang kuat. Institusi besar kembali aktif, mendorong total kapitalisasi pasar kripto mendekati $3,2 triliun.

Harga Emas Melonjak pada Awal Pekan, Berikut Sentimen Pendorongnya

Beberapa pakar memprediksi BTC akan segera menyentuh US$ 100.000, didukung oleh indikator teknis yang bullish. Di platform X, komunitas kripto ramai membahas pump Minggu yang kali ini tampaknya akan bertahan tanpa pengisian gap CME.

“Lonjakan ini tidak hanya mencerminkan optimisme investor, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor geopolitik dan inflow institusional yang masif,” ujar Andri dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/1/2026).