
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Direktur PT Astra International Tbk. (ASII), Gidion Hasan, menambah porsi kepemilikan sahamnya di raksasa konglomerasi tersebut dengan merogoh kocek sebesar Rp4,64 miliar untuk 700.000 saham.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Selasa (3/3/2026), Gidion Hasan melaporkan telah membeli sebanyak 700.000 lembar saham ASII pada tanggal transaksi 27 Februari 2026.
Pembelian dilakukan pada harga pelaksanaan rata-rata Rp6.631 per lembar saham. Alhasil, total nilai transaksi yang dikucurkan mencapai Rp4,64 miliar.
Pascatransaksi, porsi kepemilikan saham Gidion di saham ASII itu meningkat menjadi 6.765.000 saham atau setara dengan 0,0167% hak suara. Sebelumnya, dia menggenggam sebanyak 6.065.000 lembar saham atau sekitar 0,015%.
“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis Gidion dalam laporan resminya kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Selasa (3/3/2026).
: Astra (ASII) Usulkan Dividen Final 2025 Rp292 per Saham
Sebelumnya, ASII tercatat merealisasikan pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp684,97 miliar dalam periode 19 Januari hingga 25 Februari 2026. Aksi korporasi ini menjadi bagian dari strategi perseroan menjaga stabilitas harga saham di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.
Berdasarkan laporan hasil pembelian kembali saham tertanggal 25 Februari 2026, ASII telah menyerap sebanyak 104.850.800 lembar saham dengan total nilai Rp684.972.984.388. Nilai tersebut setara 34,24% dari alokasi maksimal dana buyback sebesar Rp2 triliun yang sebelumnya diumumkan perseroan.
Corporate Secretary ASII Gita Tiffani Boer mengatakan realisasi tersebut merupakan bagian dari program pembelian kembali saham yang telah disampaikan melalui keterbukaan informasi pada 15 Januari 2026.
“Selama periode pembelian kembali saham, perseroan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 104.850.800 lembar saham dengan nilai keseluruhan Rp684.972.984.388,” ujar Gita dalam keterangan resminya.
Sebelumnya, manajemen ASII mengalokasikan dana maksimal Rp2 triliun untuk buyback. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, serta porsi saham free float setelah buyback tetap paling sedikit 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor.
Astra International Tbk. – TradingView