Harga buyback emas Antam naik 12,88% hingga hari ini Rabu (8/4)

Ussindonesia.co.id – , JAKARTA – Harga buyback emas Antam tercatat telah mengalami kenaikan 12,88% pada periode berjalan tahun ini hingga Rabu (8/4/2026).

Berdasarkan data Logam Mulia Rabu (8/4/2026), harga buyback emas Antam naik Rp95.000 ke Rp2.664.000. Posisi itu masih terpaut dari rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di Rp2.989.000 per akhir Januari 2026.

Kendati demikian, harga buyback emas Antam tercatat telah mengalami kenaikan 12,88% untuk periode berjalan 2026.

: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Rabu 8 April 2026

Sebagaimana diketahui, harga buyback emas Antam merupakan acuan pembelian kembali oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berdasarkan ukuran 1 gram. Pergerakan sejalan dengan mahar logam mulia di pasar global.

Buyback emas merupakan transaksi menjual kembali emas, baik dalam bentuk logam mulia, logam batangan, maupun perhiasan. Biasanya, harga yang dibanderol lebih rendah dari harga jual saat itu.

: : Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Rabu 8 April 2026

Kendati demikian, buyback emas masih bisa mendatangkan keuntungan apabila terdapat selisih besar antara harga jual dan harga buyback.

Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP). Adapun, PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

: : Ramalan Nasib Pergerakan Harga Emas Emas Pekan Kedua April 2026

Diberitakan Bisnis sebelumnya, Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menjelaskan bahwa pergerakan harga emas pada hari ini masih berada dalam tekanan. Kondisi ini seiring dengan kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang cenderung negatif.

“XAU/USD saat ini menunjukkan kecenderungan bearish yang cukup kuat, khususnya pada timeframe H4, setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan di area resistance penting,” jelasnya dalam riset, Selasa (7/4/2026).

Geraldo memaparkan pergerakan emas memperlihatkan sinyal pelemahan yang makin jelas. Harga tidak mampu menembus area resistance sebelumnya dan justru membentuk pola candlestick bearish yang dominan.

Struktur bearish yang terbentuk saat ini, lanjut dia, membuka peluang bagi harga emas untuk melanjutkan penurunan menuju area support terdekat. Dalam proyeksinya, apabila tekanan jual terus berlanjut, maka XAU/USD berpotensi turun ke level support pertama di kisaran US$4.581.

“Bahkan, jika tekanan semakin kuat, harga dapat melanjutkan pelemahan hingga menyentuh support berikutnya di level US$4.492,” imbuhnya.