Harga minyak memanas, harga saham produsen hingga jasa migas melesat

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Sejumlah saham emiten terkait sektor minyak dan gas (migas) tampak mengalami penguatan harga di tengah sentimen kenaikan harga minyak dan gas dunia akibat konflik bersenjata yang melibatkan Israel-Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Mengutip Bloomberg, Senin (2/3/2026) pukul 09.43 WIB, harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) terpantau menguat 4,10% ke level US$ 69,77  per barel. Begitu pula dengan harga minyak dunia Brent yang melesat 4,69% ke level US$ 76,29 per barel. Adapun harga gas dunia naik 1,15% ke level US$ 2,89 per MMBTU.

Berdasarkan pantauan Kontan, beberapa saham terkait sektor migas mengalami kenaikan pada awal perdagangan Senin (2/3/2026).

RMK (RMKE) Telah Buyback 7,22 Juta Saham dengan Harga Beli Rerata Tertinggi Rp 4.332

Contohnya, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang melejit 6,38% ke level Rp 1.835 per saham. Harga saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 8,81% ke level Rp 1.915 per saham. 

Harga saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ikut menguat 4,44% ke level Rp 4.700 per saham. Anak usahanya, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) ikut mengalami kenaikan harga saham 1,39% ke level Rp 7.300 per saham.

Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang bergerak di sektor midstream dan downstream gas bumi juga menguat 1,67% ke level Rp 2.430 per saham. 

Rupiah Spot Melemah pada Senin (2/3/2036) Pagi, Mata Uang Asia Kompak Melemah

Lonjakan harga saham juga dialami emiten jasa migas yakni PT Elnusa Tbk (ELSA) sebesar 10,59% ke level Rp 940 per saham. Emiten jasa migas lainnya, PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUIS) juga mencatatkan kenaikan harga saham 11,29% ke level Rp 276 per saham. Begitu pula dengan harga saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) yang melesat 12,50% ke level Rp 234 per saham.