IHSG dibuka melemah ke 7.425 Senin (13/4), terseret sentimen global dan harga minyak

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada awal perdagangan Senin (13/4/2026), seiring tekanan dari bursa regional dan meningkatnya tensi geopolitik global.

Mengutip data RTI pukul 09.13 WIB, IHSG turun 0,44% atau 33 poin ke level 7.425,496. Sebanyak 357 saham melemah, 206 saham menguat, dan 157 saham stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 5,5 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 2,3 triliun.

Dipimpin Grup Adaro, Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing Selama Sepekan Terakhir

Dari sisi sektoral, delapan indeks membebani pergerakan IHSG. Tiga sektor dengan penurunan terdalam yakni IDX-Finance turun 1,09%, IDX-Infra melemah 0,88%, dan IDX-Health terkoreksi 0,43%.

Saham top losers LQ45:

  • PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 2,72% ke Rp 715
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 2,30% ke Rp 5.300
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 2,03% ke Rp 6.025

Rupiah Dibuka Anjlok ke Rp 17.124 Per Dolar AS Hari Ini (13/4), Rekor Terburuk Lagi

Saham top gainers LQ45:

  • PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 4% ke Rp 910
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 3,22% ke Rp 1.605
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 1,83% ke Rp 1.950

Asing Net Sell Jumbo Rp 3,13 Triliun, Cek Saham yang Banyak Dijual Sepekan Terakhir

  CTRA Chart by TradingView  

Sentimen negatif datang dari pasar global. Bursa Asia-Pasifik dibuka melemah setelah pelaku pasar merespons rencana blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran, menyusul gagalnya perundingan damai antara Washington dan Teheran.

Kebuntuan negosiasi yang berlangsung di Islamabad memicu kekhawatiran bahwa konflik AS-Iran akan berlangsung lebih lama dari perkiraan. Kondisi ini mendorong lonjakan harga minyak yang berpotensi menekan perekonomian global.

Harga minyak mentah juga melonjak signifikan. West Texas Intermediate (WTI) naik sekitar 7,93% ke level US$104,23 per barel, sementara Brent menguat 6,71% ke US$101,59 per barel.

Rekomendasi BRI Danareksa Senin (13/4): Buy Saham EMTK, JPFA, PADI, dan Sell KUAS

Presiden AS Donald Trump bahkan dilaporkan mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara ke Iran, setelah sebelumnya menyepakati gencatan senjata dua pekan.

Di kawasan Asia, indeks Nikkei 225 turun 0,72%, sementara Topix melemah 0,20%. Indeks Kospi terkoreksi 0,73%, sedangkan Kosdaq justru berbalik menguat 0,42%.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,38%. Sementara itu, indeks CSI300 China bergerak datar, dan indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,71%.

Tekanan eksternal ini membuat pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati, sehingga IHSG berpotensi melanjutkan volatilitas dalam jangka pendek.