
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan hingga akhir perdagangan hari ini. Rabu (25/3/2026) pukul 16.00 WIB, IHSG ditutup menguat 195,282 poin atau 2,75% ke 7.302,121.
Analis sekaligus VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi, menilai penguatan IHSG kali ini terutama ditopang oleh kenaikan saham-saham blue chip. Ini tercermin dari indeks LQ45 yang naik 3,33%, disertai penguatan pada hampir seluruh sektor.
Menurutnya, sektor yang mencatatkan kenaikan paling signifikan adalah energi yang melesat 5,15% dan industri yang naik 5,98%.
Audi berpandangan, penguatan pasar ini juga dipicu oleh sentimen eksternal setelah Donald Trump mengumumkan penundaan serangan militer terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari.
IHSG Ditutup Menguat 2,75% Usai Libur Panjang, Begini Pesan Bos BEI
“Hal ini seiring dengan pembicaraan produktif dan mendorong spekulasi pada peluang kesepakatan,” kata Audi kepada Kontan, Rabu (25/3/2026).
Dihubungi terpisah, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang mengungkapkan faktor positif IHSG berasal dari penguatan indeks bursa Asia dan koreksi harga minyak mentah, setelah Amerika Serikat dilaporkan berupaya menurunkan ketegangan konflik dengan Iran.
Secara teknikal, terjadi penyempitan histogram negatif MACD dan Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area overbought. IHSG juga ditutup di atas MA5 disertai kenaikan volume beli.
“Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan menguji level 7.350-7.400,” ujar Alrich kepada Kontan, Rabu (25/3/2026).
Sementara itu, Audi memperkirakan IHSG bergerak cenderung menguat dalam rentang level support 7.146 dan resistance 7.516 untuk perdagangan Kamis (26/3/2026). Indikator RSI menunjukkan kenaikan keluar dari zona oversold dan MACD berpotensi terjadi golden cross.
Ada sejumlah sentimen yang diperkirakan akan memengaruhi pergerakan pasar besok. Pertama, perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Jika pembicaraan terus mengarah pada kesepakatan, maka hal tersebut berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar saham.
IHSG Ditutup Menguat 2,75% ke 7.302 Rabu (25/3), Top Gainers LQ45: ASII, BUMI, PTBA
Kedua, sentimen pembagian dividen tahun buku 2025. Salah satu yang menjadi perhatian adalah cum date BBCA pada 27 Maret 2026, dengan estimasi dividend yield sebesar 4,1% berdasarkan harga penutupan 25 Maret 2026.
Alrich menambahkan, terdapat sejumlah sentimen positif yang turut menopang pasar. Salah satunya datang dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya yang menyebut langkah efisiensi di berbagai kementerian, khususnya melalui pemangkasan belanja yang tidak mendesak, berpotensi menghemat anggaran negara hingga sekitar Rp 80 triliun.
Di sisi lain, Badan Gizi Nasional juga mengusulkan pengurangan frekuensi distribusi makan harian sebagai bagian dari upaya efisiensi. Langkah tersebut diperkirakan dapat menghemat anggaran sekitar Rp 40 triliun. Meski demikian, usulan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan segera diajukan kepada Presiden Prabowo untuk mendapatkan keputusan final.
Sementara itu, hingga saat ini Pemerintah Indonesia masih mengkaji sejumlah langkah untuk meredam dampak kenaikan harga minyak mentah dunia. Beberapa strategi yang tengah dipertimbangkan antara lain memperkuat ketahanan fiskal melalui pemanfaatan Saldo Anggaran Lebih (SAL), serta mengoptimalkan penerimaan dari pajak dan PNBP sektor komoditas.
IHSG Naik 1,30% ke 7.199 Sesi I, Top Gainers LQ45: BUMI, ASII & AMMN, Rabu (25/3)
Selain itu, pemerintah juga menelaah berbagai langkah penghematan dan efisiensi konsumsi energi, termasuk opsi penerapan work from home (WFH) serta pembatasan belanja di kementerian dan lembaga.
Rekomendasi Saham
Audi membagikan pilihan rekomendasi saham untuk perdagangan besok, antara lain:
1. PT Petrosea Tbk (PTRO)
- Rekomendasi: Speculative buy
- Support: Rp 4.330
- Resistance: Rp 5.300
2. PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
- Rekomendasi: Trading buy
- Support: Rp 416
- Resistance: Rp 550
Sementara Alrich menyarankan untuk investor mencermati saham BBCA, BBRI, DSNG dan PTRO pada perdagangan Kamis (26/3/2026).
IHSG Berbalik Menguat, Cermati Rekomendasi Saham Berikut