
Ussindonesia.co.id , JAKARTA — Indeks Bisnis-27 ditutup melemah saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus rekor all time high (ATH) baru pada penutupan Selasa (6/1/2026). Meski demikian, saham NCKL, ADMR, INKP, dan DSNG terpantau kompak melaju.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama Bursa dengan harian Bisnis Indonesia ini turun 0,05% ke 562,28. Tercatat sebanyak 16 saham menguat, 9 saham terkoreksi, dan 2 saham stagnan.
Saham dengan kenaikan harga tertinggi dipimpin PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) sebesar 10,17% ke Rp1.300 per saham, lalu diikuti PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) yang menguat 9,73% menjadi Rp1.805.
: Kinerja 2025 Lesu, Cek Prospek Indeks Saham Royal Dividen UNTR, TLKM, ASII Cs
Saham lain yang terapresiasi adalah PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) dengan kenaikan 7% menjadi Rp9.550 per saham, sementara saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) juga tumbuh 2,67% ke Rp1.540.
Adapun penurunan ditorehkan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) yang terkoreksi 3,86% ke Rp2.740, sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) mengalami penurunan sebesar 3,37% menjadi Rp4.880 per saham.
: : Indeks Bisnis-27 Dibuka Loyo, Saham BMRI hingga JPFA Ambles
IHSG sendiri naik 0,84% menuju posisi tertinggi sepanjang masanya ke posisi 8.933,61. Sepanjang hari ini, indeks komposit dibuka pada level 8.890,72 dan sempat ke posisi 8.940,11.
Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan bahwa IHSG sempat menguat 0,26% ke level 8.882,44 pada perdagangan sesi I.
: : Wall Street Ditutup Menguat, Indeks Dow Jones Cetak Rekor
Secara teknikal, lanjutnya, pembentukan histogram positif pada MACD masih berlanjut, sementara stochastic RSI berada pada overbought area.
“Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8.850 hingga 8.900 pada perdagangan sesi kedua hari ini,” ucap Valdy.
______
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.