Ussindonesia.co.id JAKARTA. Emiten properti, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) resmi keluar dari papan pemantauan khusus atau Full Call Auction (FCA) per Jumat (10/10/2025). Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Teuku Fahmi Ariandar mengatakan setelah keluar dari FCA, saham DADA kini dipindahkan ke papan pengembangan. Fahmi menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena saham DADA sudah tidak memenuhi...
Read More »Rupiah Spot Melemah 0,13% ke Rp 16.589 per Dolar AS pada Jumat (10/10) Siang
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Rupiah spot melemah pada perdagangan Jumat (10/10/2025) siang. Pukul 12.25 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.589 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,13% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 15.6.568 per dolar AS. Di Asia, rupiah melemah Bersama ringgit Malaysia dan dolar Taiwan. Rupiah melemah 0,13%, ringgit Malaysia melemah 0,15% dan dolar Taiwan melemah 0,20% terhadap dolar AS siang ini. Sedangkan mayoritas...
Read More »Perusahaan Nikel Neo Energy Materials Dikabarkan Bakal IPO di BEI
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Kabar Anugrah Neo Energy Materials akan menggelar penawaran umum saham perdana saham alias Initial Public Offering (IPO) terus mencuat. Kabarnya, IPO Neo Energy ini tembus dari Rp 5 triliun. Melansir laman resminya pada Jumat (10/10), Neo Energy memiliki dua tambang besar yaitu TAS dan MDK masing-masing tambang diperkirakan mencakup area di atas 10.000 hektare, dengan total sumber daya mencapai ratusan juta WMT. Masih...
Read More »Sudah Sebulan di Kemenkeu,Purbaya Baru Beberkan Alasan Presiden Prabowo Menunjukknya jadi Menkeu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru membeberkan alasan Presiden Prabowo Subianto mengangkatnya menjadi Menteri Keuangan Ussindonesia.co.id Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya membeberkan alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto menunjuk dirinya sebagai “bendahara negara” menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Ternyata, sebelum penunjukan itu terjadi, Purbaya sempat “menakut-nakuti” Prabowo dengan prediksi bahwa...
Read More »IHSG Sesi I Turun 0,26 Persen, Bursa Saham Asia Merah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melemah pada akhir sesi I perdagangan Jumat (10/10). #bisnisupdate #update #bisnis #text
Read More »Jelang Lelang Frekuensi 1,4 GHz, Saham Surge (WIFI) Melesat 16%
Saham Surge (WIFI) naik 16,87% jelang lelang spektrum 1,4 GHz yang dimulai 13 Oktober 2025.
Read More »Harga Emas Mendekati US$ 4.000, Siap Catat Kenaikan Mingguan Kedelapan
Ussindonesia.co.id Harga emas bertahan stabil di bawah level US$ 4.000 per ons pada Jumat (10/10/2025), didorong oleh meningkatnya permintaan safe-haven akibat ketegangan geopolitik dan ekonomi yang masih berlangsung, sekaligus meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut di Amerika Serikat. Spot gold tercatat turun tipis 0,2% menjadi US$ 3.968,69 per ons pada pukul 03:40 GMT, namun mencatat kenaikan mingguan sebesar 2,2%. Sementara...
Read More »IHSG Turun 0,26% ke 8.229 pada Sesi I Jumat (10/10), BBRI, BBNI, ARTO Top Losers LQ45
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 21,20 poin atau 0,26% ke 8.229,73 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Jumat (10/10/2025). Sebanyak 324 saham naik, 307 saham turun dan 164 saham stagnan. Sembilan indeks sectoral menguat, sedangkan dua indeks sectoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor transportasi yang naik 2,83%, sektor energi naik 1,55% dan sektor...
Read More »Melonjak Ratusan Persen, BEI Suspensi Saham 4 Saham Ini Mulai Jumat (10/10)
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan atau suspensi saham PT Timah Tbk (TINS), PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK), PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS). Suspensi diberlakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada empat saham tersebut. Penghentian sementara perdagangan saham tersebut mulai diberlakukan pada Jumat (10/10/2025)....
Read More »Anjlok! Segini Harga Buyback Emas Antam Hari Ini, Jumat 10 Oktober 2025
Harga buyback emas Antam turun Rp9.000 jadi Rp2.142.000/gram, Jumat 10 Oktober 2025. Transaksi di atas Rp10 juta kena PPh 22, 1,5% dengan NPWP, 3% tanpa NPWP.
Read More »