Purbaya kaitkan semangat berkurban dengan tanggung jawab menjaga keuangan negara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan semangat berkurban dalam perayaan Iduladha 1447 Hijriah memiliki kaitan erat dengan tanggung jawab aparatur negara. Khususnya dalam menjaga dan mengelola keuangan negara untuk kepentingan masyarakat luas.

Pesan tersebut disampaikan Purbaya saat melaksanakan salat Iduladha bersama jajaran pegawai Kementerian Keuangan dan masyarakat sekitar di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Selasa (27/5).

Ia mengatakan, nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam Iduladha perlu tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari para pegawai Kementerian Keuangan sebagai pengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

Menurutnya, semangat berkurban harus menjadi pengingat agar kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara tetap berpihak kepada kesejahteraan masyarakat. Terutama kelompok rentan dan prasejahtera.

Baca juga:

  • Dihadiri 150 Ribu Orang, Iduladha di Masjid Istiqlal Usung Tema Merawat Alam
  • Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Gunakan APBN Capai Rp100 Miliar
  • Prabowo ke Prancis, Dijadwalkan Salat Iduladha bersama WNI di Paris

“Semangat berkurban memiliki korelasi erat dengan tugas sebagai punggawa keuangan negara, yakni mengasah kepekaan sosial agar APBN yang dikelola senantiasa diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat luas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia secara simbolis menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada panitia kurban Masjid Salahuddin DJP untuk disembelih. Daging dari hewan kurban ini didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Iduladha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah momentum untuk memperkuat rasa kemanusiaan dan keadilan sosial. Hewan kurban yang kita salurkan hari ini adalah simbol dari komitmen kita untuk saling berbagi, terutama bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Purbaya.

Pada Iduladha tahun ini, Kementerian Keuangan juga menghimpun sebanyak 486 hewan kurban yang terdiri atas 262 sapi dan 224 kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi mandiri 1.790 pegawai di berbagai unit eselon I Kemenkeu di seluruh Indonesia.

Kementerian Keuangan memastikan distribusi daging kurban dipastikan dilakukan secara tepat sasaran. Khususnya melalui kerja sama dengan lembaga amil zakat resmi dan pengurus masjid setempat.

Penyaluran diprioritaskan bagi warga di sekitar kantor Kementerian Keuangan dan masyarakat prasejahtera. Purbaya berharap ibadah kurban tahun ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan beragama, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas sosial dan semangat pengabdian bagi bangsa.

“Semoga ibadah kurban kita tahun ini diterima oleh Allah SWT, dan menjadi berkah serta penyemangat bagi kita semua untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” katanya.