
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot masih dalam tekanan hingga akhir perdagangan hari ini. Senin (5/1/2026), rupiah ditutup di level Rp 16.740 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,09% dibanding penutupan Jumat (2/1/2026) yang berada Rp 16.725 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.
Hingga pukul 15.00 WIB, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,41%. Disusul, ringgit Malaysia ambles 0,37%.
Tertekan Tahun Lalu, Cek Prospek dan Rekomendasi Saham LQ45 pada 2026
Selanjutnya ada dolar Taiwan yang ditutup terkoreksi 0,26% dan won Korea Selatan yang tertekan 0,13%. Lalu rupee India yang tergelincir 0,09%.
Berikutnya, yen Jepang yang turun 0,09% dan dolar Singapura yang melemah tipis 0,06% pada hari ini.
Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,5%.
Kemudian ada yuan China yang naik 0,11% dan dolar Hongkong yang menguat tipis 0,06% terhadap the greenback.