Bursa Asia melesat pagi ini (14/4): Harapan damai AS-Iran picu penguatan pasar global

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Bursa Asia kompak menguat pada perdagangan pagi ini. Selasa (14/4/2026) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 menguat 2,54% di 57.937,62. Sementara indeks Hang Seng dibuka menguat 1,05% ke 25.929,4.

Selanjutnya indeks Taiex terlihat menguat 1,72% menjadi 36.068,59 dan indeks Kospi melonjak 3,26% ke 5.997,77. Sementara itu, indeks ASX 200 menguat 0,54% ke 8.973,9.

Di sisi lain, FTSE Straits Times menguat 0,54% ke 5.010,86 dan FTSE Malay KLCI naik 0,6% ke 1.690,55.

bursa Asia-Pasifik dibuka lebih tinggi, di tengah harapan bahwa kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih mungkin terjadi meskipun AS memblokade pengiriman Iran di Selat Hormuz.

Cermati Rekomendasi Saham Second Liner yang Tahan Banting

Gencatan senjata AS-Iran yang rapuh, meskipun belum secara resmi dibatalkan, telah sangat terkikis, dengan AS dan Iran saling menuduh melanggar ketentuan gencatan senjata.

Pada hari Senin (13/4/2026), AS mengatakan telah mulai memblokir kapal untuk masuk atau keluar dari pelabuhan Iran di Selat Hormuz, karena berupaya meningkatkan tekanan pada Iran untuk membuka kembali jalur minyak utama tersebut, setelah runtuhnya pembicaraan perdamaian. Blokade tersebut mulai berlaku pukul 10 pagi ET.

Para pejabat Iran menanggapi dengan memperingatkan bahwa blokade AS hanya akan mendorong harga energi global lebih tinggi.

“Nikmati angka harga bensin saat ini. Dengan apa yang disebut ‘blokade’, sebentar lagi Anda akan merindukan harga bensin US$ 4– US$ 5,” kata Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dalam sebuah unggahan di X pada hari Minggu.

Investor di Asia juga akan memperhatikan data perdagangan China yang dirilis hari ini.

Cek Jadwal Lengkap Dividen Sigma Energy (SICO), Investor Bisa Kantongi Rp 2 per Saham

Semalam di Wall Street, indeks S&P 500 ditutup menguat karena investor berharap kesepakatan akhirnya akan tercapai antara AS dan Iran. Indeks pasar yang luas melonjak 1,02% dan berakhir di 6.886,24, penutupan tertinggi sejak sebelum perang dimulai.

Sejalan, indeks Nasdaq Composite naik 1,23% ke 23.183,74 dan indeks Dow Jones Industrial Average menguat 301,68 poin, atau 0,63%, menjadi 48.218,25.