PT Steady Safe Tbk. (SAFE) mengonversi utang menjadi 206,06 juta saham kepada PT Infiniti Wahana, meningkatkan ekuitas dan memperkuat struktur modal.
Read More »Finance
Transaksi BI-Fast di BNI Tumbuh 47% per September, Ditopang Kanal Digital
Ussindonesia.co.id – JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatatkan pertumbuhan signifikan pada transaksi BI-Fast sepanjang sembilan bulan pertama 2025. Layanan sistem pembayaran cepat besutan Bank Indonesia (BI) ini rupanya tak cuma menunjukkan tren positif bagi nasabah individu, tetapi juga korporasi. Untuk diketahui, BI mencatat volume transaksi ritel BI-FAST mencapai 3,41 miliar transaksi per September 2025, melampaui total...
Read More »Midi Utama (MIDI) Pangkas Target Pembukaan Toko Baru, Simak Rekomendasi Sahamnya
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), pengelola jaringan minimarket Alfamidi, menurunkan target ekspansi gerai tahun ini di tengah pelemahan daya beli masyarakat, khususnya di wilayah Jawa. Berdasarkan riset dari CGS International, manajemen MIDI memutuskan memangkas target pembukaan gerai baru menjadi 150 toko dari sebelumnya 200 toko. Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 gerai baru akan dibuka pada kuartal IV-2025. Kendati...
Read More »Harga Emas Antam Jadi Rp 2.360.000/Gram, Galeri24 Naik ke Rp 2.422.000/Gram
Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam dan Galeri24 terpantau naik pada perdagangan Rabu (12/11). #bisnisupdate #update #bisnis #text
Read More »Saham Pakuan (UANG) ARA 3 Kali Beruntun Usai Hapsoro Borong Rp109,36 Miliar
Saham Pakuan (UANG) melonjak setelah Hapsoro membeli 19,35% saham senilai Rp109,36 miliar, memicu ARA tiga kali berturut-turut.
Read More »Multi Lemindo (PIPA) Optimistis Capai Target Kinerja Tahun 2025, Berikut Pendorongnya
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Setelah berhasil membalikkan rugi jadi laba, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) semakin memacu laju bisnisnya untuk mencapai target tahun ini. PIPA berambisi untuk menggenjot pendapatannya. Melansir laporan keuangan per 30 September 2025, PIPA membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 25,89 miliar. Ini tumbuh 30,49% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 19,84 miliar. Rinciannya, pendapatan usaha dari pipa...
Read More »Sarana Mitra (SMIL) Incar Pendapatan Rp 600 Miliar di 2026, Andalkan Recurring Income
Ussindonesia.co.id JAKARTA. PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) mengincar pendapatan sebesar Rp 600 miliar pada 2026. Target tersebut bakal didorong oleh pendapatan berulang alias recurring income dari sektor pertambangan. Melansir laporan keuangan per September 2025, SMIL meraup pendapatan sebesar Rp 325,44 miliar. Raihan ini melonjak % secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 267,86 miliar. Direktur Utama Sarana Mitra Luas Hadi Suhermin...
Read More »Lagi, BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Lotte Chemical Titan (FPNI)
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) mulai sesi I perdagangan Rabu (12/11/2025). Padahal, sehari sebelumnya BEI baru membuka gembok perdagangan saham emiten petrokimia tersebut. Mengacu pada pengumuman BEI bernomor Peng-SPT-00354/BEI.WAS/11-2025, dari laman BEI, suspensi dilakukan karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan dalam...
Read More »Happy Hapsoro Borong Saham Pakuan (UANG) Senilai Rp 109 Miliar
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Investor kawakan Happy Hapsoro mendadak masuk ke jajaran pemegang saham besar PT Pakuan Tbk (UANG). Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (11/11/2025) malam, Hapsoro memborong 234.178.350 saham UANG pada 7 November 2025. Transaksi dilakukan di harga Rp 467 per saham . Sehingga total nilai transaksi mencapai Rp109,36 miliar. Setelah transaksi tersebut, Hapsoro resmi menggenggam 19,35%...
Read More »Akuisisi Harta Djaya Karya (MEJA) Oleh Triple B Ditargetkan Tuntas Awal Januari 2026
Ussindonesia.co.id JAKARTA. Proses pengambilalihan alias akuisisi PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) oleh Triple B diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua bulan. Adapun rencana ini telah diumumkan kepada publik sejak 18 September 2025. Direktur Utama Harta Djaya Karya Richie Adrian Hartanto menjelaskan bahwa proses saat ini masih berada pada tahap uji tuntas atau due diligence, yang ditargetkan selesai pada akhir November 2025. “Proses uji tuntas...
Read More »