
Ussindonesia.co.id JAKARTA. CLSA Feng Shui Index 2026 memprediksi bahwa sektor berelemen logam akan unggul di tahun Kuda Api 2026.
Melansir laman resmi CLSA, elemen logam sudah jadi primadona dalam beberapa tahun terakhir. Di tahun ini pun elemen ini kembali unggul lantaran dianggap mampu bereaksi cepat dengan unsur api. Dari elemen logam, sektor yang prospektif adalah teknologi, otomotif, dan baterai.
Di posisi kedua, ada sektor yang berasal dari elemen api. CLSA memprediksi, sektor-sektor berelemen api akan sangat unggul di dua bulan terakhir tahun 2026.
Sektor unggulan dari elemen api adalah internet, energi, telekomunikasi, dan perhiasan.
Menilik Elemen Sektor yang Prospektif pada Tahun Kuda Api
Di posisi ketiga, ada elemen tanah. Sektor dari elemen ini akan sangat unggul di bulan Oktober 2026.
Sektor unggulan dari elemen tanah adalah konsumer, real estate, infrastruktur, dan semen.
Lalu, sektor dari elemen kayu ada di posisi keempat. Sektor unggulan dari elemen kayu pada tahun 2026 adalah kesehatan dan farmasi.
Terakhir, ada elemen air yang dinilai paling lemah. Sektor yang bisa dicermati dari elemen air adalah logistik dan perikanan.
Di sisi lain, Tahun Kuda Api 2026 diperkirakan CLSA penuh perubahan cepat dan pergerakan tajam untuk pasar Indonesia.
Awal tahun 2026 akan terasa tidak stabil, tapi kondisi biasanya membaik di pertengahan hingga akhir tahun, meskipun tetap ada kejutan.
“Ini mirip dengan kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sekarang,” kata riset terpisah terkait CLSA Feng Shui JCI yang diterima Kontan, Jumat (13/2/2026).
Laba Melonjak, Saham Unilever (UNVR) Menguat pada Awal Perdagangan Jumat (13/2/2026)
Sektor yang berpotensi menguat di tahun ini adalah sektor pertanian, crude palm oil (CPO), dan pangan. Ini berarti sektor yang dominan elemen kayu.
Lalu, sektor hiburan dan media, perhiasan dan logam mulia, serta sektor terkait hukum dan regulasi.
Sementara, sektor berpotensi tertekan di tahun ini adalah sektor shipping dan pelayaran, perdagangan global dengan siklus yang sensitif pada ekspor-impor, serta bisnis berbasis logistik laut.
“Secara umum, Tahun Kuda biasanya memberi pertumbuhan sedang, tidak terlalu tinggi, tapi tetap positif,” tulis riset tersebut.