Harga Emas Antam Kamis, 4 September 2025 Pecah Rekor Tembus Rp 2.044.000 Per Gram

Ussindonesia.co.id – Kabar gembira bagi para investor emas! Harga emas Antam mencatatkan kenaikan signifikan sebesar Rp 9.000, mencapai rekor tertinggi baru di angka Rp 2.044.000 per gram pada perdagangan Kamis, 4 September. Pencapaian ini mengukuhkan posisinya sebagai harga tertinggi sepanjang tahun ini, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 2.016.000 per gram pada Selasa, 2 April, dan kemudian Rp 2.039.000 per gram pada Rabu, 3 September.

Tidak hanya harga jual, nilai penjualan kembali atau buyback emas Antam juga mengalami peningkatan serupa. Harga buyback naik Rp 9.000, kini mencapai Rp 1.891.000 per gram. Angka ini lebih tinggi dibandingkan harga buyback sebelumnya yang berada di level Rp 1.882.000 per gram, memberikan keuntungan lebih bagi masyarakat yang ingin menjual koleksi emas mereka.

Kenaikan harga emas yang fantastis ini tentu membawa angin segar bagi para pemilik emas batangan, terutama mereka yang berinvestasi sejak November 2022. Pada 26 November 2022, harga emas berada di level Rp 936.000 per gram, menjadikan penjualan saat ini sangat menguntungkan atau ‘cuan’. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki 5 gram emas yang dibeli dengan harga Rp 4.680.000 pada saat itu, kini bisa menjualnya seharga Rp 9.455.000 (belum termasuk pajak). Artinya, keuntungan total yang diperoleh dari penjualan 5 gram emas Antam yang dibeli pada tahun 2022 itu mencapai Rp 4.775.000.

Mengapa Tubuh Mulai Menua Lebih Cepat di Usia 50 Tahun? Begini Kata Peneliti

Di kancah global, reli harga emas juga terus berlanjut, didorong oleh data pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters. Situasi ini semakin memperkuat ekspektasi pasar akan adanya pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada akhir bulan ini. Selain itu, ketidakpastian global yang masih membayangi turut menjaga permintaan aset safe haven seperti emas tetap kuat, menjadikannya pilihan investasi yang menarik di tengah gejolak ekonomi.

Harga emas spot global terpantau naik 1,2 persen menjadi USD 3.576,59 per ons, sementara harga emas berjangka AS juga melonjak 1,2 persen mencapai USD 3.635,50. Laporan pemerintah AS yang menunjukkan penurunan lowongan pekerjaan lebih besar dari yang diharapkan pada Juli, serta perekrutan yang bersifat moderat, konsisten dengan kondisi pasar tenaga kerja yang membaik, semakin memicu spekulasi penurunan suku bunga. Menyusul data tersebut, para pedagang kini memprediksi peluang bank sentral AS akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kebijakan 16-17 September mencapai 98 persen. Fokus investor kini beralih ke rilis klaim pengangguran AS dan data ketenagakerjaan ADP pada Kamis (4/9) waktu AS, serta laporan penggajian nonpertanian bulanan yang sangat dinanti pada hari Jumat (5/9) waktu setempat.

Ambisi Marc Cucurella Menjadi Bek Sayap Pertama untuk Raih Penghargaan Ballon d’Or: Apapun Bisa Terjadi!

Sebagai informasi, emas batangan memang cenderung menjadi sorotan dan primadona investasi selama masa-masa yang tidak menentu, serta ketika suku bunga berada di level rendah. Bahkan, keuntungan dari investasi emas sering kali akan lebih melonjak signifikan pada kondisi suku bunga yang rendah, menegaskan posisinya sebagai lindung nilai yang efektif.

Berikut ini adalah daftar harga emas Antam untuk berbagai pecahan dari 0,5 hingga 1.000 gram di Butik Emas LM, Graha Dipta, per Kamis (4/9), belum termasuk pajak:

Harga emas 1 gram: Rp 2.044.000

Harga emas 5 gram: Rp 9.995.000

Harga emas 10 gram: Rp 19.935.000

Harga emas 25 gram: Rp 49.712.000

Harga emas 50 gram: Rp 99.345.000

Harga emas 100 gram: Rp 198.612.000

Harga emas 250 gram: Rp 496.265.000

Harga emas 500 gram: Rp 992.320.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 1.984.600.000