IDRX dan Solana ubah aset nyata jadi digital dalam mata uang rupiah, apa untungnya?

Ussindonesia.co.id JAKARTA. Perusahaan rintisan alias startup stablecoin asal Indonesia, IDRX, menggandeng Solana Superteam Indonesia untuk mengeksplorasi pengembangan tokenisasi aset nyata atau real world asset (RWA) berbasis rupiah.

Salah satu fokus utama kerjasama mereka adalah eksplorasi pengembangan tokenisasi RWA dengan memanfaatkan stablecoin berbasis rupiah, IDRX. Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan arah transformasi keuangan digital nasional yang tengah didorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Tokenisasi aset dunia nyata mulai dipandang sebagai instrumen baru untuk memperluas akses pembiayaan secara lebih inklusif. OJK dalam berbagai kesempatan menyampaikan, tokenisasi RWA berpotensi mengubah cara kepemilikan dan penciptaan nilai atas suatu aset. Tokenisasi memungkinkan partisipasi yang lebih luas tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dan perlindungan konsumen.

OJK sendiri terus memperkuat fondasi pengembangan aset digital di Indonesia. Setelah meluluskan tiga model bisnis tokenisasi melalui skema sandbox, yakni tokenisasi emas, properti, dan obligasi pemerintah, regulator kini menyiapkan penguatan tata kelola melalui pengembangan kerangka regulasi tokenisasi yang lebih adaptif dan inklusif.

“OJK kini menyiapkan kerangka regulasi tokenisasi agar dapat dioptimalkan sebagai alat yang kuat untuk memperdalam pasar,” ujar Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, beberapa waktu lalu.. 

Keberhasilan uji coba tokenisasi berbasis emas dan obligasi pemerintah tersebut menunjukkan semakin matangnya ekosistem tokenisasi di Indonesia, sekaligus tingginya minat investor. Tokenisasi menawarkan kepemilikan fraksional dengan batas investasi yang lebih rendah.

Kolaborasi IDRX dan Solana mencakup penguatan kesiapan teknis, dukungan ekosistem, serta penjajakan penerapan awal tokenisasi RWA di sektor-sektor dengan potensi ekonomi tinggi.

“Kolaborasi dengan IDRX kami arahkan untuk memastikan pengembangan tokenisasi aset di Indonesia didukung infrastruktur yang matang dan siap digunakan secara bertahap,” ujar Co-Lead Superteam Indonesia, Mario Nurcahyanto, dalam keterangan resmi, Jumat (24/1).

Dalam praktik global, tokenisasi aset umumnya menggunakan denominasi mata uang asing melalui stablecoin berbasis dolar Amerika Serikat (AS).  Pendekatan berbasis rupiah dinilai memungkinkan keterhubungan dengan ekosistem global tetap terbuka, sekaligus menjaga relevansi nilai aset terhadap perekonomian nasional.

Tokenisasi aset membuka peluang ekonomi baru. Namun pentingmemastikan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Indonesia. “Melalui stablecoin berbasis rupiah, pengembangan tokenisasi dapat tetap terhubung dengan ekosistem global tanpa kehilangan kedaulatan rupiah,” kata COO IDRX, Wildan Ramadhan.

Lolos Sandbox OJK, GORO Siap Perkuat Tokenisasi Properti

Sejak diluncurkan pada awal 2024, IDRX mencatatkan 40.000 pengguna melalui aplikasi aset digital dan platform perdagangan aset kripto berizin seperti Indodax dan Pintu. Hingga kini, IDRX tercatat telah terintegrasi dengan lebih dari 50 mitra global, mencetak volume transaksi on-chain lebih dari US$ 175 juta, serta memperoleh pendanaan pra-awal sebesar US$ 300.000.

Tokenisasi merupakan proses mengubah hak ekonomi atas suatu aset menjadi token digital yang dicatat dan dikelola menggunakan teknologi blockchain. Token ini merepresentasikan nilai atau kepemilikan tertentu dari aset tersebut dan dapat diperdagangkan secara digital.

Dengan tokenisasi, aset yang sebelumnya sulit diakses atau membutuhkan modal besar dapat dibagi menjadi bagian-bagian kecil (fractional ownership). Hal ini memungkinkan lebih banyak orang untuk berpartisipasi tanpa harus memiliki aset tersebut secara utuh.

Contohnya, sebuah aset properti, emas, atau karya kreatif dapat dipecah menjadi ribuan token digital. Setiap token mewakili porsi nilai tertentu dari aset tersebut.

Sementara RWA adalag aset dunia nyata yang memiliki nilai ekonomi dan eksistensi fisik atau hukum, lalu direpresentasikan dalam bentuk token digital melalui proses tokenisasi.

Contoh RWA juga meliputi aset fisik: emas, properti, komoditas. Lalu aset keuangan obligasi, surat utang, instrumen pasar modal serta aset produktif & kreatif seperti karya seni, hak kekayaan intelektual, royalti, atau proyek usaha

Dalam kerja sama ini, IDRX berperan sebagai penghubung antara kebutuhan lokal dan peluang global. Termasuk dalam eksplorasi tokenisasi RWA di sektor-sektor dengan potensi ekonomi tinggi di Indonesia, tanpa melepaskan denominasi rupiah sebagai dasar nilai

.

Sementara itu, Solana

sebagai salah satu ekosistem blockchain global telah digunakan dalam berbagai inisiatif institusional. Sejumlah lembaga internasional yang tercatat bekerja sama dengan Solana. Antara lain J.P. Morgan, Citibank, Visa, Western Union, PayPal dan Franklin Templeton.