IHSG dibuka meluncur di zona merah turun 1,21% ke 8.135 hari ini

Ussindonesia.co.id , JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan hari ini, Jumat (27/2/2026).

Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG melemah 1,21% menjadi 8.135,50 pada pukul 09.08 WIB. Sebanyak 135 saham menguat, 427 saham melemah, dan 141 saham stagnan.

IHSG sempat menyentuh level terendahnya 8.134,22 sesaat setelah perdagangan dibuka. Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp14.584,79 triliun.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan bahwa secara teknikal, pergerakan IHSG hari ini akan sangat krusial. Jika IHSG mampu bertahan di atas level 8.200, terdapat potensi terjadinya pantulan teknikal dalam jangka pendek (short term technical rebound). 

“IHSG akan mencoba untuk tes support di 8.200 dan jika kuat di sana potensi short term teknikal rebound. Namun, jika break under 8.200, bisa koreksi hingga 8050,” ujar Fanny dalam publikasi riset harian, Jumat (27/2/2026) pagi.  

: IHSG Berisiko Uji Support 8.200, Cermati Saham MBMA, MDKA hingga BUMI

Fanny memproyeksikan rentang support IHSG hari ini berada di level 8.126 hingga 8.200, sementara area resistance berada di rentang 8.280 hingga 8.320.

Tekanan pada IHSG juga terjadi di tengah aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai Rp409 miliar pada perdagangan kemarin. 

Beberapa saham blue chip yang banyak dilepas asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).

Dari sentimen global, bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup mayoritas melemah semalam. Indeks S&P 500 turun 0,54% dan Nasdaq melemah 1,18%. Tekanan utama datang dari saham Nvidia yang anjlok lebih dari 5% meski mencatatkan laba kuartal IV yang melampaui ekspektasi.

“Laporan keuangan Nvidia dan perusahaan perangkat lunak Salesforce belum mampu mengangkat sentimen pasar secara keseluruhan,” pungkas Fanny. 

Di Asia, bursa saham cenderung bergerak variatif. Penguatan tipis pada indeks Nikkei dan KOSPI terjadi seiring meredanya kekhawatiran atas keberlanjutan belanja di sektor kecerdasan buatan (AI), meskipun Hang Seng masih terkoreksi.

Untuk perdagangan hari ini, Fanny merekomendasikan sejumlah saham dengan strategi buy on weakness (BoW) dan speculative buy, terutama pada sektor pertambangan dan energi.