
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona hijau sepanjang sesi pertama Kamis (22/1/2026), mengikuti tren positif bursa global. Indeks naik 0,55% atau 49,73 poin ke level 9.060,06.
Head of Research and Education Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan kenaikan indeks terutama didorong oleh penguatan sektor non-cyclicals sebesar 1,59% dan infrastruktur 1,55%. Dua sektor ini menjadi kontributor utama pergerakan pasar pagi ini.
“Dari sisi teknikal, IHSG saat ini berada dalam fase pengujian resistance dinamis di area MA5,” kata Valdy dalam risetnya, Kamis (22/1/2026).
Valdy juga bilang momentum jangka pendek masih terjaga, tercermin dari histogram MACD yang semakin menguat di area positif, sementara stochastic RSI bergerak relatif datar di sekitar area pivot.
Rupiah Terus Menguat ke Rp 16.903 Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (22/1)
“Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan stabil dalam rentang 9.000–9.100 pada sesi kedua perdagangan hari ini,” tambah Valdy.
Adapun hingga perdagangan sesi I hari ini, tercatat 423 saham menguat, 250 saham melemah, dan 118 saham stagnan, dengan total volume perdagangan 41,7 miliar saham senilai Rp 19,25 triliun.
Saham top gainers LQ45:
- PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 8% ke Rp 2.160
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 5,13% ke Rp 820
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 4,72% ke Rp 3.770
Saham top losers LQ45:
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 4,66% ke Rp 368
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) turun 3,12% ke Rp 62
- PT Japfra Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun 2,39% ke Rp 2.860