Jadwal dividen BRI (BBRI) Rp52,10 triliun, cum date 20 April 2026

Ussindonesia.co.id , JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menetapkan jadwal pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp52,10 triliun atau setara Rp346 per saham. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 20 April 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi, jumlah dividen tersebut telah termasuk dividen interim sebesar Rp20,63 triliun atau Rp137 per saham yang telah dibayarkan pada 15 Januari 2026. Dengan demikian, sisa dividen tunai yang akan dibayarkan kepada pemegang saham sebesar Rp31,47 triliun atau Rp209 per saham.

Corporate Secretary BBRI Dhanny menyampaikan bahwa perseroan telah menetapkan jadwal lengkap pembagian dividen bagi para pemegang saham.

: Realisasi KPR Subsidi BRI (BBRI) Tembus Rp17,13 Triliun per Maret 2026

“Perseroan akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 kepada pemegang saham sebesar Rp52,10 triliun atau Rp346 per saham,” ujarnya dalam keterbukaan informasi.

Adapun jadwal pembagian dividen BBRI adalah sebagai berikut: akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 20 April 2026, sedangkan di pasar tunai pada 22 April 2026.

: : BBRI Tebar Dividen Rp52 Triliun

Selanjutnya, awal perdagangan saham tanpa hak dividen (ex dividen) di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 21 April 2026 dan di pasar tunai pada 23 April 2026.

Tanggal daftar pemegang saham (recording date) yang berhak atas dividen ditetapkan pada 22 April 2026, sementara pembayaran dividen akan dilakukan pada 8 Mei 2026.

: : BBRI Lepas 2 Entitas Investasi Rp1,32 T ke Danantara, Ini Alasannya

Jadwal Dividen BBRI Keterangan Tanggal Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi 20 April 2026 Cum Dividen Pasar Tunai 22 April 2026 Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi 21 April 2026 Ex Dividen Pasar Tunai 23 April 2026 Recording Date 22 April 2026 Tanggal Pembayaran Dividen 8 Mei 2026

Sebelumnya, pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 April 2026.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan keputusan pembagian dividen final tersebut merupakan wujud komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil yang optimal bagi pemegang saham, didukung kinerja keuangan yang positif dan pengelolaan risiko yang terjaga.

“Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan pada segmen UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional,” ujar Hery dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).

Pembagian dividen tersebut mengacu pada laba tahun berjalan konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025 sebesar Rp56,65 triliun. Angka ini juga telah mempertimbangkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar perseroan.

Menurut Hery, keputusan dividen tersebut mencerminkan fundamental bisnis BRI yang dinilai kuat dan berkelanjutan, sekaligus menunjukkan kontribusi perseroan dalam mendukung pembangunan nasional melalui pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. – TradingView

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.