Kinerja saham big banks melemah, BBCA catat penurunan terdalam Rabu (21/1)

Ussindonesia.co.id  JAKARTA. Pergerakan saham perbankan besar (big banks) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Rabu (21/1) hingga pukul 16.00 WIB. Dari empat saham bank berkapitalisasi besar, tiga di antaranya ditutup di zona merah, sementara satu saham berhasil menguat.

Saham yang mencatatkan kenaikan harga hanya Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Adapun penurunan harga terdalam dialami oleh saham Bank Central Asia Tbk. (BBCA), sedangkan penurunan paling terbatas terjadi pada saham Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).

Berdasarkan ringkasan perdagangan selama kurang lebih tujuh jam sejak awal perdagangan, saham BBCA ditutup di level Rp 7.700 per saham. Posisi tersebut menunjukkan penurunan sebesar 3,75% dibandingkan dengan harga penutupan Selasa (20/1/2026).

Sepanjang perdagangan hari ini, saham BBCA sempat menyentuh level tertinggi Rp 7.950 sebelum akhirnya bergerak melemah hingga penutupan.

IHSG Ditutup Anjlok 1,36% ke 9.010 pada Rabu (21/1), UNTR, ASII, BUMI Top Losers LQ45

Sementara itu, saham Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) ditutup di harga Rp 4.990 per saham. Harga tersebut turun 0,70% dibandingkan penutupan sehari sebelumnya. BMRI sempat menguat dan mencapai harga tertinggi Rp 5.025, namun tekanan jual membuat saham ini kembali terkoreksi menjelang akhir perdagangan.

Tekanan juga terjadi pada saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Hingga penutupan perdagangan, saham BBRI berada di level Rp 3.820 per saham, atau turun 0,78% dibandingkan dengan penutupan Selasa (20/1/2026).

Di sisi lain, saham Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berhasil bergerak berlawanan arah dengan pasar. BBNI ditutup menguat 0,44% ke harga Rp 4.590 per saham dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.