2 Saham Milik Wings Group di BEI, Salah Satunya Bank Devisa

Wings Group adalah perusahaan FMCG besar di Indonesia yang produknya digunakan masyarakat setiap hari. Banyak orang ingin mengetahui apakah perusahaan ini memiliki saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan bagaimana keterlibatannya di pasar modal. Hingga kini, perusahaan induk Wings Group belum melakukan penawaran umum perdana sehingga sahamnya belum dapat diperdagangkan publik.

Meski begitu, sejumlah perusahaan yang terafiliasi dengan keluarga pendiri Wings Group justru sudah melantai di BEI. Keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut membuat investor bertanya siapa saja pemilik manfaat akhirnya dan bagaimana hubungan kepemilikannya. Artikel ini akan menjelaskan dua saham yang terkait dengan Wings Group beserta struktur afiliasinya.

1. Kepemilikan saham Wings Group hadir lewat entitas terafiliasi

Wings Group belum mencatatkan perusahaan induknya di BEI, tetapi jejak kepemilikannya bisa dilihat dari beberapa entitas yang berada dalam ekosistem bisnisnya. Kepemilikan ini tidak selalu berbentuk penguasaan langsung, melainkan melalui perusahaan terafiliasi atau struktur pemegang saham yang terkait dengan keluarga pendiri Wings Group. Model seperti ini cukup umum dalam grup bisnis besar karena memberikan fleksibilitas dalam ekspansi maupun diversifikasi usaha.

Keberadaan saham milik Wings Group di bursa terlihat dari perusahaan yang dipengaruhi, didanai, atau dijalankan oleh individu yang merupakan penerima manfaat akhir dari keluarga Katuari dan Sutanto. Mereka adalah keluarga yang mendirikan Wings Group dan masih menjalankan berbagai unit bisnis hingga hari ini. Dengan demikian, hubungan antara perusahaan dan pasar modal tidak hanya tercermin melalui kepemilikan formal, tetapi juga melalui posisi dan peran strategis keluarga tersebut dalam sejumlah emiten. Hal ini menunjukkan bahwa Wings Group tetap memiliki eksposur terhadap pasar modal meskipun tidak secara langsung mencatatkan induk usahanya.

Dua perusahaan yang paling sering dikaitkan dengan kepemilikan Wings Group adalah PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC). Keduanya memiliki hubungan yang berbeda, mulai dari kepemilikan langsung hingga afiliasi melalui perusahaan pemegang saham. Dengan memahami hubungan ini, publik dapat mengetahui bagaimana struktur bisnis besar seperti Wings Group berinteraksi dengan pasar modal Indonesia.

2. PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB)

PT Bank Multiarta Sentosa Tbk (MASB) adalah salah satu contoh paling jelas dari saham milik Wings Group yang tercatat di BEI. Bank ini berdiri pada 1992 sebagai bank umum, kemudian bergabung secara resmi dengan Wings Group pada 2013. Sejak saat itu, MASB mulai menjadi bagian dari jaringan layanan keuangan yang bersinergi dengan bisnis-bisnis Wings Group. Pada tahun yang sama, bank ini memperoleh izin usaha perdagangan valuta asing dan pada 2016 berstatus sebagai bank devisa.

MASB menawarkan berbagai layanan perbankan seperti simpanan, pinjaman, fasilitas tarik tunai, internet banking, mobile banking, hingga rekening dana nasabah (RDN). Layanan-layanan ini mendukung aktivitas bisnis dan transaksi dalam ekosistem Wings Group, terutama untuk perusahaan yang membutuhkan fasilitas pembayaran terintegrasi. Kombinasi antara layanan konvensional dan digital menjadi nilai tambah bagi bank ini. Selain itu, status devisa membuat MASB memiliki fleksibilitas lebih besar dalam aktivitas bisnis internasional.

Bank ini resmi mencatatkan sahamnya di BEI pada 30 Juni 2021 dengan melepas 186 juta saham pada harga Rp3.360 per saham. Sejumlah penerima manfaat akhir atau beneficial owners dari MASB berasal dari keluarga pendiri Wings Group seperti Teddy Jeffrey Katuari, Eddy William Katuari, Harjo Sutanto, serta Hanny Sutanto. Keterlibatan mereka mempertegas hubungan MASB dengan Wings Group sehingga bank ini sering disebut sebagai salah satu saham milik Wings Group yang terdaftar di BEI. Dengan struktur kepemilikan tersebut, MASB menjadi representasi keterlibatan langsung Wings Group di pasar modal Indonesia.

3. PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC)

PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) memiliki hubungan yang lebih kompleks dengan Wings Group karena keterkaitannya tidak bersifat kepemilikan langsung. UNIC adalah produsen alkylbenzene (AB), bahan baku utama untuk detergen yang diproduksi oleh berbagai perusahaan, termasuk Wings Group. Perusahaan ini berdiri pada 1983 dan beroperasi secara komersial pada 1985, sehingga memiliki pengalaman panjang sebagai pemasok industri kimia di Indonesia. Dengan tiga pabrik besar, kapasitas produksi UNIC dapat mencapai 270 ribu metrik ton AB per tahun.

Hubungan UNIC dengan Wings Group terjadi melalui PT Alas Pusaka, salah satu pemegang saham yang memiliki sekitar 11 persen kepemilikan di UNIC. Dua tokoh yang memiliki afiliasi kuat dengan Wings Group—Hanny Sutanto dan Teddy J. Katuari—memegang posisi penting di PT Alas Pusaka. Posisi ini memperlihatkan bahwa keterlibatan Wings Group pada UNIC terjadi melalui hubungan kepengurusan serta afiliasi pemegang saham, bukan kepemilikan langsung atas perusahaan. Model hubungan seperti ini lazim ditemukan pada perusahaan besar yang memiliki jaringan investasi kompleks.

Struktur pemegang saham UNIC lainnya mencakup PT Aspirasi Luhur sebagai pengendali, PT Salim Chemicals, dan PT Lautan Luas Tbk. Dengan adanya kepemilikan silang dan hubungan antar perusahaan, UNIC sering dikaitkan sebagai bagian dari ekosistem bisnis yang mendukung produksi detergen untuk Wings Group. Namun, penting dipahami bahwa Wings Group tidak memiliki UNIC secara penuh dan keterkaitannya lebih bersifat tidak langsung. Oleh karena itu, UNIC tetap dianggap sebagai perusahaan independen yang hanya memiliki hubungan bisnis dan afiliasi tertentu dengan Wings Group.

Keberadaan saham milik Wings Group di BEI terlihat dari keterlibatan entitas dan keluarga pendiri grup dalam sejumlah perusahaan tercatat. MASB menjadi contoh kepemilikan langsung yang jelas, sementara UNIC memiliki hubungan tidak langsung melalui afiliasi pemegang saham. Dengan memahami struktur ini, investor dapat melihat bagaimana Wings Group membangun jaringan bisnisnya di dalam maupun di luar pasar modal.

5 Saham Milik Boy Thohir, Cuan dari Energi hingga Industri Kimia Saham Milik Low Tuck Kwong, Profil dan Kinerjanya 5 Saham Milik Djarum Group yang Terdaftar di BEI